- Polisi amankan konvoi remaja pembawa petasan di Cengkareng dan Kebon Jeruk.
- Polres Jakarta Barat razia atribut bendera dan petasan guna jaga kamtibmas.
- Konvoi motor dan petasan dilarang demi keselamatan pengguna jalan selama Ramadan.
Suara.com - Polres Metro Jakarta Barat menjaring sejumlah remaja yang nekat melakukan konvoi sepeda motor sembari menyalakan petasan di jalan raya. Dalam operasi tersebut, petugas menyita puluhan petasan serta atribut bendera yang dibawa oleh para pelaku.
Penindakan dilakukan di beberapa titik strategis, di antaranya kawasan lampu merah (Traffic Light) Cengkareng dan lampu merah Relasi Kebon Jeruk, Jakarta Barat.
Kabag Ops Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Tri Bayu Nugroho, menjelaskan bahwa para remaja tersebut diamankan saat personel kepolisian tengah bersiaga di pos pengamanan Operasi Ketupat Jaya 2026.
“Anggota kami yang bertugas di Pos Pam TL Cengkareng dan TL Relasi Kebon Jeruk menghentikan konvoi sepeda motor yang dilakukan sekelompok remaja. Kami mengamankan sejumlah petasan dan bendera dari rombongan tersebut,” ujar Tri Bayu saat dikonfirmasi, Minggu (15/3/2026).
Tri Bayu menegaskan bahwa razia ini merupakan langkah preventif kepolisian untuk meminimalisir gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), terutama selama bulan Ramadan dan pelaksanaan Operasi Ketupat Jaya 2026.
Pihak kepolisian turut mengimbau para remaja dan pelajar untuk tidak melakukan aksi konvoi maupun bermain petasan di jalan raya. Tindakan tersebut dinilai sangat membahayakan keselamatan pengguna jalan serta mengganggu ketenangan publik.
Melalui razia intensif ini, diharapkan situasi kamtibmas di wilayah Jakarta Barat tetap aman dan kondusif, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan serta aktivitas lainnya dengan nyaman dan tenang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
- 5 Rekomendasi Sepeda Roadbike Rp1 Jutaan, Cocok untuk Pemula hingga Harian
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran
-
Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!
-
Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal
-
Besok Perisai Geruduk DPR Bawa 15 Tuntutan May Day: Dari Upah hingga Agraria!
-
Amnesty International Ungkap Tiga Faktor Penyebab Impunitas Militer di Indonesia
-
Main Mata Proyek Jalur Kereta: KPK Bongkar Skenario 'Plotting' Bupati Pati Sudewo di Balai Ngrombo
-
Bakar Sampah hingga Truk Besar Ganggu Warga, Kevin Wu PSI Sidak Pabrik Makanan di Kedoya
-
Ketum Posyandu Tekankan Pentingnya Mendidik Generasi Emas 2045
-
Tri Tito Karnavian Tekankan Implementasi 6 SPM di Peringatan Hari Posyandu Nasional
-
Jadi Pemicu Kecelakaan Maut KRL: Sopir Taksi Green SM Baru Kerja 3 Hari dan Cuma Dilatih Sehari!