- IRGC melancarkan serangan balasan kelima puluh empat, Operasi Janji Sejati 4, menargetkan posisi vital militer Israel.
- Serangan ini menandai pengerahan perdana Rudal Sejjil untuk menghancurkan pusat komando rezim Zionis.
- Eskalasi ini merupakan pembalasan atas agresi AS-Israel pasca terbunuhnya Ayatollah Khamenei pada 28 Februari lalu.
Suara.com - Garda Revolusi Iran (IRGC) dilaporkan telah melancarkan gelombang serangan rudal terbaru yang menargetkan sejumlah posisi vital milik militer Israel.
Dalam serangan balasan ke-54 yang diberi sandi True Promise 4 atau Operasi Janji Sejati 4 ini, IRGC untuk pertama kalinya mengerahkan rudal strategis berbahan bakar padat, Rudal Sejjil.
Eskalasi terbaru ini merupakan bagian dari aksi pembalasan atas perang agresi yang dilancarkan AS-Israel sejak terbunuhnya Pemimpin Revolusi Islam Ayatollah Ali Khamenei pada 28 Februari lalu.
Menurut pernyataan resmi dari Kantor Humas IRGC, dikutip dari Tasnim News, Senin (16/3/2026), gelombang serangan terbaru ini turut melibatkan peluncuran rudal super berat Khorramshahr yang dilengkapi hulu ledak seberat dua ton.
Selain itu, rentetan rudal canggih lainnya seperti Khaybar-shekan, Qadr, dan Emad juga ikut ditembakkan untuk menggempur pertahanan musuh.
Pernyataan tersebut juga mengonfirmasi bahwa pengerahan Rudal Sejjil dalam Operasi Janji Sejati 4 kali ini sengaja ditujukan untuk menghancurkan pusat-pusat manajemen dan pengambilan keputusan rezim Zionis.
Target spesifik dari rudal berbahan bakar padat tersebut adalah pusat komando yang selama ini memengaruhi seluruh operasi berbasis udara milik militer Israel.
IRGC lebih lanjut menyatakan bahwa sejumlah infrastruktur kunci yang berpengaruh dalam industri militer dan pertahanan Israel juga telah berhasil menjadi sasaran empuk.
Tempat-tempat berkumpulnya pasukan militer rezim Zionis yang berada di jantung wilayah pendudukan turut menjadi target serangan balasan tersebut.
Baca Juga: Pasukan Khusus Iran Target Bunuh Benjamin Netanyahu, Sampai Lihat Bukti Mayatnya
Seperti diketahui, Amerika Serikat dan rezim Israel memulai kampanye militer skala besar tanpa provokasi terhadap Iran setelah operasi pembunuhan terhadap sejumlah komandan senior militer dan warga sipil.
Serangan agresi tersebut melibatkan gempuran udara ekstensif terhadap lokasi militer dan sipil di seluruh Iran, yang menyebabkan banyak korban jiwa dan kerusakan infrastruktur yang parah.
Sebagai respons, Angkatan Bersenjata Iran telah melakukan serangkaian operasi pembalasan, menargetkan posisi Amerika dan Israel di wilayah pendudukan serta di pangkalan-pangkalan regional dengan gelombang rudal dan drone.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Henri Curiga Kasus Roy Suryo Dikebut, Sebut Ada Upaya Cegah Ijazah Jokowi Diuji di Pengadilan
-
Di Tengah Sorotan Ekonomi, Prabowo Minta Rosan Buka Data Masuknya Investasi Asing ke Indonesia
-
Sentil Polri di Kasus Roy Suryo, Henri Subiakto Sebut UU ITE Dipakai Tutupi Isu Ijazah Jokowi
-
Di Tengah Gelombang Kritik, Prabowo Sebut Investasi Asing ke Indonesia Terus Mengalir
-
Henri Subiakto Sebut Pasal yang Menjerat Roy Suryo Tak Masuk Akal, Status P21 Dipertanyakan
-
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Segera Ditandatangani, Teheran Beri Sinyal Berbeda
-
Apa Itu Restitusi? Wamen PPPA Tegaskan Korban Bullying Berhak Dapat Ganti Rugi
-
Bangun Spiritualitas Warga Jawa Barat, KDM Prioritaskan Bangun Tajuk di Lingkungan
-
Kejahatan Digital Kian Mengintai, Pemerintah Minta Anak Muda Hati-hati di Internet
-
Veronica Tan Soroti Pemberdayaan Perempuan di NTT: Kunci Putus Rantai Kemiskinan dan Kekerasan