Suara.com - Pemerintah Malaysia, pada Selasa (21/4/2015), memerintahkan agar kepolisian menginvestigasi sebuah aksi demonstrasi oleh sekelompok umat Islam yang memaksa sebuah gereja di Kuala Lumpur menurunkan salib dari bangunan gereja.
Perdana Menteri Najib Razak mengatakan kabinetnya telah membahas soal demonstrasi di Taman Medan, sebuah pemukiman di Kuala Lumpur, dan mengatakan bahwa para demonstran bisa dituntut di pengadilan menggunakan Undang-undang antipenghasutan.
"Jika mereka terbukti melanggar undang-undang negara, tindakan tegas akan diambil berdasarkan undang-undang Anti-penghasutan atau undang-undang lainnya," kata Najib dalam pernyataan resminya.
Media-media Malaysia melaporkan bahwa sebuah kelompok yang terdiri dari sekitar 50 orang, berdemonstrasi di luar sebuah gereja di Taman Medan pada Minggu (19/4/2015). Mereka memaksa agar salib di gereja itu diturunkan. Mereka menilai salib tersebut merupakan tantangan terhadap Islam dan bisa membuat iman generasi muda Islam goyah.
Pihak gereja akhirnya menurunkan salib tersebut untuk memenuhi tuntutan para demonstran.
Najib mengatakan bahwa para demonstran seharusnya tidak melakukan tindakan yang bisa memicu keributan di Malaysia. Aksi para demonstran itu diprotes oleh komunitas non-Muslim dan oleh komunitas Muslim moderat. (Reuters)
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Status Honorer Dihapus 2027, FSGI: Jangan Sampai Picu Krisis Guru dan Gaji Tak Layak!
-
Cegah Gesekan El Clasico, Polresta Tangerang Patroli Keliling di Titik Nobar Persija-Persib
-
Hapus Jejak Tiang Monorel, Pramono Anung Buka Perdana CFD Rasuna Said sebagai Ikon Baru Jakarta
-
Usut Jaringan Internasional! 321 WNA Operator Judol Jakbar Dipindahkan ke Imigrasi
-
Polda Metro Kerahkan Ratusan Polis Jaga Ketat HUT GRIB Jaya di GBK
-
Milad GRIB Jaya di GBK, Polda Metro Siagakan Personel Antisipasi Macet dan Kepadatan
-
Puluhan Warga Inggris Korban Wabah Hantavirus Kapal Pesiar Diisolasi Ketat
-
Analis Intelijen Barat Puji Iran Tetap Kokoh Meski Selat Hormuz Digempur AS
-
Respon Iran Atas Tawaran Damai AS Masih Misteri, Tenggat Waktu Marco Rubio Habis
-
Rudal Iran yang Dipakai Serang Kapal Amerika Ternyata Bertuliskan Pesan Ini