Suara.com - Polda Metro Jaya akan berkordinasi dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) untuk mengungkap kasus prostitusi online.
"Kita akan koordinasi dengan Kemenkominfo," kata Pjs Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Widjanarko, di Mapolda Metro Jaya, Senin (27/4/2015).
Budi menambahkan, pengelola apartemen Kalibata City juga akan dipanggil untuk mendalami kasus ini.
"Kami akan panggilan pengelola rencananya," ujarnya.
Dia menambahkan, saat ini polisi sedang mendalami kasus ini. Satu orang sudah menjadi tersangka, yaitu FHM (25) yang menjadi mucikarinya.
Bersama FHM ditangkap 6 orang korban penjualannya, tiga di antaranya di bawah umur dan satu lainnya tengah hamil tiga bulan.
Modus yang digunakan FHM adalah dengan melakukan bisnis lendir ini di sejumlah situ, di antaranya, semprot.com, krucil.net dan bimers.com.
Setelah ada kecocokan, kemudian FHM memberikan pin BBM wanitanya. Ketika harga sudah sepakat, mereka pun melakukan transaksi lendir.
"Harganya, satu kali kencan Rp600 ribum kalau 2 kali Rp1 juta. Kalau dibawa keluar apartemen Kalibata City, Rp2juta sampai Rp3 juta," kata dia.
Sejumlah saksi juga sudah diperiksa untuk kasus ini. Harapannya, polisi bisa menangkap aktor dibalik FHM. Karena diduga FHM tidak bekerja sendirian.
"Bosnya masih dalam pengejaran. Dalam pengembangan. Sementara satu orang," kata dia.
Polisi juga akan mendalami proses perekrutan perempuan ini. Sebab, diduga ada puluhan wanita yang sudah menjadi korbannya.
"Kita akan dalami proses prekrutannya. Karena total ada puluhan korban. Tim khusus sedang bekerja," kata dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
- 7 Sepatu Running Adidas dengan Sol Paling Empuk dan Stabil untuk Pelari
Pilihan
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
-
Viral Oknum Paspampres Diduga Aniaya Driver Ojol di Jakbar, Dipicu Salah Titik dan Kata 'Monyet'
-
Hasil Rapat DPR: Pasien PBI BPJS Tetap Dilayani, Pemerintah Tanggung Biaya Selama 3 Bulan
-
OJK Bongkar Skandal Manipulasi Saham, PIPA dan REAL Dijatuhi Sanksi Berat
Terkini
-
Dharma Pongrekun Soal Virus Nipah: Setiap Wabah Baru Selalu Datang dengan Kepentingan
-
Di Persidangan, Noel Sebut Purbaya Yudhi Sadewa 'Tinggal Sejengkal' ke KPK
-
Rano Karno Ungkap Alasan Jalan Berlubang di Jakarta Belum Tertangani Maksimal
-
Percepat Pemulihan Pascabencana Sumatra, Mendagri-BPS Bahas Dashboard Data Tunggal
-
Ironi 'Wakil Tuhan': Gaji Selangit Tapi Masih Rakus, Mengapa Hakim Terus Terjaring OTT?
-
Gus Ipul Tegaskan Realokasi PBI JKN Sudah Tepat
-
Skandal Suap DJKA: KPK Dalami Peran 18 Anggota DPR RI Periode 2019-2024, Ini Daftar Namanya
-
Kabar Baik! Istana Percepat Hapus Tunggakan BPJS Triliunan, Tak Perlu Tunggu Perpres?
-
Gus Ipul Tegaskan Percepatan Sekolah Rakyat Nias Utara Prioritas Utama Presiden Prabowo
-
Survei IPI: Sjafrie Sjamsoeddin Hingga Purbaya Masuk Bursa Bakal Capres 2029