Suara.com - Sebuah pesawat yang membawa mantan Presiden Amerika Serikat, Bill Clinton, dikabarkan mendarat darurat di Tanzania pada Rabu (29/4/2015). Diduga salah satu mesin pesawat itu mengalami kerusakaan saat sedang terbang.
Sejumlah sumber kepada CNN mengatakan bahwa pesawat yang ditumpangi Clinton terpaksa mendarat setelah mengalami masalah teknis.
"Ada masalah dengan salah satu dari empat mesin pesawat itu. Berdasarkan protokol maskapai, pesawat itu harus mendaat dan memperbaiki kerusakan itu," kata Matt KcKenna, juru bicara Clinton.
Pendaratan daruraat itu berlangsung pada Rabu pagi waktu setempat. Kerusakan pesawat itu diperbaiki dan kembali terbang sekitar dua jam kemudian. Kira-kira sejam kemudian, pesawat itu mendarat di tempat tujuannya, Dodoma, sebuah kota yang juga berada di Tanzania. Adapun pesawat yang ditumpangi Clinton terbang dari Iringa, sebuah kota di wilayah bagian tengah Tanzania.
Clinton kini sedang dalam lawatan selama sembilan hari bersama yayasan kemanusiaan milik keluarganya, The Clinton Foundation. Ia ditemani oleh puterinya, Chelsea, dan 20 donatur serta pendukung.
Selain ke Tanzania, Clinton juga mengunjungi Kenya, Liberia, dan Maroko.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Promo THR Alfamart Maret 2026: Sirup Marjan dan Biskuit Lebaran Diskon Gila-gilaan, Mulai 6 Ribuan
- 5 Mobil Bekas untuk Jangka Panjang: Awet, Irit, Pajak Ringan, dan Ramah Kantong
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
Pilihan
-
Dua Kali Blunder Kiper Tottenham Antonin Kinsky Bikin Igo Tudor Kehabisan Kata-kata
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
-
Patuhi Perintah Trump, Australia Kasih Suaka ke 5 Pemain Timnas Putri Iran
Terkini
-
7 Fakta OTT KPK yang Menjerat Bupati Rejang Lebong dan Wakilnya
-
Vladimir Putin Batuk, Amerika Serikat dan Sekutunya Ketar-ketir
-
Muka Dua Inggris: Ngaku Tak Dukung Serangan AS-Israel tapi Larang Aksi Damai Pro Iran
-
Guru Besar UGM di HUT ke-12 Suara.com: Jadilah Suara yang Lantang Mencari Kebenaran
-
Ketegangan Memuncak, Militer AS Hancurkan 16 Kapal Penebar Ranjau Iran di Selat Hormuz
-
Iran Jadikan Umat Islam Timteng Intel Pembocor Markas AS dan Israel Biar Bisa Dibom
-
Dikabarkan Melarikan Diri, Benarkah Netanyahu Kabur ke Berlin dan Sembunyi di Bungker Jerman?
-
Khoirudin di HUT ke-12 Suara.com: Terus Semangat Menghadirkan Informasi yang Jernih dan Berkualitas
-
Borok Israel Terungkap, Rezim Zionis Diduga Tutup-tutupi Kehancuran dan Korban Jiwa Serangan Iran
-
Eks Jenderal AS Ungkap Bahaya Nyata Ranjau Iran bagi Kapal Tanker di Selat Hormuz