Suara.com - Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Jawa Timur Soekarwo mempersilakan calon ketua umum partai itu melakukan aksi tebar pesona untuk meraih dukungan pengurus cabang di wilayahnya.
"Silakan saja bagi calon ketua umum yang ingin meraih dukungan di Jatim menjelang kongres mendatang," ujarnya kepada wartawan di Surabaya, Sabtu (3/5/2015).
Selaku ketua di daerah, pihaknya mengaku tidak akan mengintervensi pimpinan dewan pimpinan cabang (DPC) Partai Demokrat di 38 kabupaten/kota di Jatim terkait dukungan ke calon ketua umum. Menurut politisi yang juga Gubernur Jatim, wilayahnya sangat terbuka jika ada calon lain yang maju.
"Ibarat orang yang datang bertamu kita selalu 'wellcome', apalagi jika ada yang ingin maju, silakan saja," kata Pakde Karwo, sapaan akrabnya.
Menjelang kongres Partai Demokrat yang akan digelar di Surabaya pada 11-13 Mei 2015, muncul kabar sejumlah kader di pusat ingin maju dan bersaing dengan kandidat petahana Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Salah satu nama yang dikabarkan maju adalah Wakil Ketua Majelis Tinggi DPP Partai Demokrat sekaligus Ketua DPR RI periode 2009-2014, Marzuki Alie.
Kendati demikian, Pakde Karwo mengaku tidak khawatir suara DPC di Jatim bakal berbelok arah ke kandidat lain karena dari awal sudah sepakat dan bulat mendukung SBY kembali memimpin Partai Demokrat.
"Ini bukan saya yang mengarahkan, namun memang aspirasi dari DPC. Saya hanya menampung suara daerah yang sudah sepakat mendukung karena DPC-DPC itu melihat sosok SBY sudah teruji," ucapnya. (Antara)
Berita Terkait
-
Stop Stigma Anti-Negara! Kritik Bukan Ancaman, Semua Presiden Wajib Tunduk pada Konstitusi!
-
Mantan Kapolri Era SBY dan Jokowi Jadi Komisaris Utama Bukalapak
-
Rupiah Semakin Tak Berharga, SBY Beberkan Ciri Pemimpin yang Kuat
-
Putra SBY Jadi Bos Komite Kereta Cepat, Purbaya, Rosan hingga Nusron Wahid Jadi Anak Buah
-
Sapi Kurban Prabowo Pakai APBN, Gerindra: Sejak Era SBY dan Jokowi Sudah Begitu!
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger
-
Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global
-
Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun
-
Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen
-
Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan! Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan
-
Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar
-
3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?
-
Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper
-
Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?
-
Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK