Suara.com - Pegawai Rumah Sakit Umum Zainoel Abidin (RSUZA) Banda Aceh harus dibuat kelimpungan oleh bocah satu ini. Bocah ini sendiri diduga merupakan anak pedalaman --berasal dari belantara antara Blang Pidie dan Aceh Tenggara-- yang sudah lama tak melihat dunia luar. Makanya, tingkahnya pun sangat ganjil, layaknya orang yang hanya mengenal hutan.
Saat dikunjungi Suara.com di RSUZA, baru-baru ini, bocah malang tersebut tengah duduk bersama ibunya. Sebuah pakaian tergantung di kepalanya. Popok yang harus dia gunakan justru dilepas. Dengan tubuh kurusnya yang terlihat sekali seperti mengalami gizi buruk, dia melahap apa saja yang ada di dekatnya. Sesekali, dia terdengar menggerutu.
Bocah berjenis kelamin laki-laki ini disebutkan bernama Nasiran. Dia tak dapat berbicara sebagaimana manusia biasa. Untuk berkomunikasi, dia hanya bisa memberi isyarat sembari menggeluarkan suara tak jelas.
Sang ibu pun hanya duduk termangu, diam membisu. Tak ada sepatah kata pun yang dilontarkan keduanya. Mereka berdua saat itu berada di salah satu ruang isolasi di RSUZA.
Penempatan di ruang isolasi sendiri dilakukan pihak rumah sakit lantaran keganjilan perilaku Nasiran. Dia disebut suka berjalan jongkok, melompat kesana-kemari, memanjat pohon, serta bahkan (maaf) mengonsumsi kotorannya sendiri. Kondisinya itu dilaporkan membuat penghuni RSUZA merasa terganggu, bahkan para petugas pun kelimpungan.
Hanya saja, Wakil Direktur Pelayanan RSUZA, dr Azharuddin, yang coba dihubungi Suara.com untuk minta keterangan seputar kondisi tersebut, belum bisa memberi jawaban memuaskan. Dia malah mengaku belum mengetahui tentang adanya bocah dengan perilaku ganjil itu.
"Saya belum tahu. Nanti kita undang kawan-kawan semua pada hari Senin, agar lebih jelas," tukas Azharuddin, sambil lantas menutup telepon.
Nasib Nasiran dan ibunya bisa dikatakan sangat menyedihkan dan memprihatinkan. Pasalnya, hingga tulisan ini dibuat pun, belum ada orang atau pihak yang bertanggung jawab atas nasib keduanya. [Alfiansyah Ocxie]
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Pesta Ulang Tahun Jakarta: Untuk Siapa Gemerlap Itu Bersinar?
-
Senator Republik Prediksi Donald Trump Bakal Ambil Paksa Selat Hormuz
-
Lautan Manusia di PRJ! Kembang Api Hiasi Langit Jakarta Sambut HUT ke-499
-
Selat Hormuz Ditutup Iran, Kesepakatan Damai dengan AS Kian Sulit Gegara Ulah Israel
-
Wamenpar Wanti-wanti Pelaku Wisata Dieng: Utamakan Keselamatan di Tengah Lonjakan Turis!
-
Malam Ini Dijemput dari RS Polri! Roy Suryo dan dr Tifa Kembali Masuk Sel Tahanan
-
SPMB Jakarta 2026 Paling Siap, Jabar Masih Dihantui Masalah Sistem dan Transparansi!
-
Sukseskan Program Presiden, Mendagri Tinjau Program BSPS di Jayapura
-
Roy Suryo dan dr Tifa Sakit Usai Ditangkap Kasus Ijazah Jokowi, Gibran: Semoga Segera Sembuh!
-
Bantah Cuma Galak ke Ojol, Dishub DKI: Mobil Pribadi Parkir Liar Banyak Kami Derek!