Suara.com - Pihak kepolisian mengaku masih menelusuri sampel beras plastik di Kota Bekasi, Jawa Barat.
Anggota Subdit Indag Ditreskrimsus Polda Metro Jaya Anang Perbowo mengatakan, ciri-ciri dari beras yang mengandung bahan baku sintetis tersebut ujungnya terlihat bening.
Pihaknya juga sudah melakukan tes secara manual dengan cara dibakar.
Namun anehnya, kata dia, beras yang diduga berasal dari Cina itu tidak meleleh. Untuk itu, pihak masih belum memastikan jenis beras tersebut.
"Dites manual kita bakar tidak hancur. Kalau plastik harusnya meleleh. Jenisnya belum tahu," kata Anang.
Dia menambahkan, saat ini sampel beras tersebut sudah dibawa untuk dianalisa di laboratorium.
"Sampel yang kami ambil di Bekasi kami bawa ke laboratorium," kata dia.
Polisi juga telah melakukan penyisiran di sejumlah pasar di Jakarta untuk mendalami penyelidikan peredaran beras plastik. Nantinya, setiap pasar akan diambil beberapa jenis beras untuk dijadikan sampel.
Belakangan ini masyarakat diresahkan dengan temuan beras yang terbuat dari plastik. Dikabarkan peredarannya sudah masuk sampai Bekasi, Jawa Barat.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT