Suara.com - Pihak kepolisian mengaku masih menelusuri sampel beras plastik di Kota Bekasi, Jawa Barat.
Anggota Subdit Indag Ditreskrimsus Polda Metro Jaya Anang Perbowo mengatakan, ciri-ciri dari beras yang mengandung bahan baku sintetis tersebut ujungnya terlihat bening.
Pihaknya juga sudah melakukan tes secara manual dengan cara dibakar.
Namun anehnya, kata dia, beras yang diduga berasal dari Cina itu tidak meleleh. Untuk itu, pihak masih belum memastikan jenis beras tersebut.
"Dites manual kita bakar tidak hancur. Kalau plastik harusnya meleleh. Jenisnya belum tahu," kata Anang.
Dia menambahkan, saat ini sampel beras tersebut sudah dibawa untuk dianalisa di laboratorium.
"Sampel yang kami ambil di Bekasi kami bawa ke laboratorium," kata dia.
Polisi juga telah melakukan penyisiran di sejumlah pasar di Jakarta untuk mendalami penyelidikan peredaran beras plastik. Nantinya, setiap pasar akan diambil beberapa jenis beras untuk dijadikan sampel.
Belakangan ini masyarakat diresahkan dengan temuan beras yang terbuat dari plastik. Dikabarkan peredarannya sudah masuk sampai Bekasi, Jawa Barat.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara