Suara.com - Kereta Api Eksekutif Bangunkarta jurusan Jakarta-Surabaya mengalami kecelakaan di Desa Waruduwur, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, hari Sabtu (23/5/2015). Lokomotif dan empat gerbong kereta di belakangnya anjlok dari rel dan mengakibatkan dua orang mengalami cedera.
Berikut ini kronologis kecelakaan seperti disampaikan oleh Manajer Humas PT KAI Daop 3 Cirebon, Supriyanto.
Pukul 18.20 WIB - KA barang yang mengangkut pipa dan berangkat dari Stasiun Cirebon pada pukul 18.00 sampai di Stasiun Warudurwur. Kereta tersebut berhenti, masuk jalur 4.
Pukul 18.30 WIB - di belakang kereta barang, KA Bangunkarta berangkat dari Cirebon.
Pukul 18.40 WIB - rencananya KA Bangunkarta berangkat langsung lewat jalur 3, posisi sudah aman tapi entah kenapa saat mau masuk stasiun, lokomotif anjlok dan terguling mengakibatkan 4 gerbong di belakangnya, yakni gerbong 1, 2, 3, dan 4 ikut anjlok.
Kereta yang anjlok menyenggol kereta barang yang sedang berhenti. Akibat kecelakaan itu, jalur 2 dan 3 mengalami kerusakan parah.
Sebanyak dua orang penumpang cedera dalam kecelakaan tersebut. Sementara itu, para penumpang tujuan Tegal, Pekalongan, dan Semarang, kata Supriyanto, telah dipersilakan untuk melanjutkan perjalanan dengan menggunakan bus yang disediakan PT. KAI, sementara, untuk penumpang tujuan Madiun, Nganjuk, Kertosono, dan Surabaya, dievakuasi ke Stasiun Cirebon untuk ikut perjalanan kereta berikutnya.
PT KAI Daop 3 Cirebon belum mengetahui penyebab anjloknya Kereta Api Eksekutif Bangunkarta. Untuk saat ini, pekerjaan difokuskan pada normalisasi jalur kereta.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
Terkini
-
Aplikasi ShopeePay Perkenalkan Kampanye Terbaru Pasti Gratis Kirim Uang ke Bank dan E-Wallet
-
Kabar Terkini Insiden Stasiun Bekasi Timur: 17 Penumpang Dirawat, KAI Siaga Layanan Trauma Healing
-
Mahfud Tegaskan Gaya Militer Tak Cocok dalam Budaya Polri, Ini Penjelasan Lengkapnya
-
Laga Persija vs Persib Digelar di Samarinda, PT LIB: Bobotoh Tetap Dilarang Hadir!
-
Mahfud Sebut Diskusi Reformasi Polri dengan Prabowo Berlangsung Hangat dan Mengasyikkan
-
Reformasi Polri: Kompolnas Bakal Diperkuat Jadi Lembaga Independen dengan Kewenangan Eksekutorial
-
Mahfud MD: KPRP Rekomendasikan Rangkap Jabatan Polri Dibatasi Lewat UU ASN
-
Misteri Sopir Minibus Tewas Membiru di Cengkareng: Mesin Masih Menyala, Ada Obat-obatan di Dasbor
-
Penampakan Baju Lumat Andrie Yunus, Bukti Kejam Anggota BAIS di Persidangan
-
Coret Usul Kementerian Polri, Mahfud MD: Takut Dipolitisasi Orang Partai