News / Nasional
Senin, 06 April 2026 | 17:36 WIB
KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu. (dok. PT KAI)
Baca 10 detik
  • KA Bangunkarta anjlok di Stasiun Bumiayu pada Senin (6/4/2026), mengakibatkan seluruh jalur kereta api sementara tidak dapat dilalui.
  • Seluruh penumpang dan awak kereta dinyatakan selamat, sementara proses evakuasi sedang dilakukan oleh KAI bersama TNI dan Polri.
  • KAI menyediakan angkutan bus, memberikan makanan, serta melakukan rekayasa pola operasi dengan membatalkan dan mengalihkan sejumlah jadwal perjalanan kereta.

Suara.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyampaikan permohonan maaf atas gangguan perjalanan imbas anjloknya KA (161) Bangunkarta relasi Jombang - Pasarsenen di Emplasemen Stasiun Bumiayu pada Senin (6/4/2026) siang.

Insiden rintang jalan yang terjadi di kilometer 312+1 tersebut mengakibatkan jalur hulu maupun hilir terhambat, sehingga belum dapat dilalui oleh perjalanan kereta api.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menegaskan, prioritas utama saat ini adalah memastikan keselamatan serta pemenuhan hak pelayanan bagi seluruh pihak yang terdampak.

“Seluruh pelanggan serta awak kereta api yang berada dalam rangkaian tersebut dalam kondisi selamat tanpa ada korban jiwa, dan saat ini proses evakuasi sarana di lokasi rintang jalan terus dipacu dengan dukungan penuh dari personil TNI, Polri, serta unsur kewilayahan setempat agar jalur dapat segera difungsikan kembali,” kata Anne dalam keterangan resmi KAI.

Sebagai langkah cepat meminimalisasi hambatan, KAI telah menyediakan angkutan lanjutan atau overstappen bagi para penumpang yang perjalanannya terputus.

Manajemen mengerahkan sedikitnya 10 unit bus untuk memobilisasi pelanggan menuju stasiun tujuan demi menjaga kenyamanan selama kendala operasional berlangsung.

KAI juga menyalurkan service recovery berupa pemberian makanan dan minuman kepada para pelanggan.

“Sesuai dengan regulasi perusahaan,” tambah Anne.

Guna menjaga kelancaran arus kereta api secara keseluruhan, KAI melakukan rekayasa pola operasi yang masif dengan membatalkan sejumlah jadwal perjalanan.

Baca Juga: PT KAI Akui Ketersediaan Tempat Duduk hingga 20 Maret Sudah Menipis

Beberapa rangkaian yang mengalami pembatalan penuh di antaranya adalah KA Sawunggalih, KA Taksaka, KA Purwojaya, serta KA Joglosemarkerto.

Selain pembatalan, skema wet-overstappen atau tukar rangkaian diterapkan pada lintas Prupuk - Purwokerto untuk KA Kamandaka dan beberapa kereta lainnya.

KAI juga mengalihkan rute perjalanan sejumlah kereta unggulan seperti KA Argo Semeru dan KA Bima, untuk memutar melalui lintas selatan via Bandung maupun lintas utara via Semarang.

“Petugas dari unit jalan rel, jembatan, serta sarana terus bekerja di titik anjlokan guna memastikan kelaikan jalur dapat segera terpenuhi sesuai standar keselamatan tinggi,” tutup Anne.

Load More