Suara.com - Kapolresta Surakarta Kombes Pol Achmad Lutfi, mengatakan sebanyak 628 personel gabungan disiapkan untuk mengamankan resepsi pernikahan putra sulung Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka, di Solo pada 11 Juni 2015 mendatang.
"Pengamanan pesta pernikahan putra sulung Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka dengan mantan Putri Solo Selvi Ananda, bakal superketat," katanya saat ditemui pekan lalu.
Ia menjelaskan pengamanan secara berlapis, dengan personel berasal dari Pasukan Pengamanan Presiden, TNI dari Korem 074 Warastratama, Kodim 0735, Polresta Surakarta. Pihak kepolisian setempat, katanya, menurunkan ratusan personel sebelum hari "H" acara tersebut pada 11 Juni 2015. Mereka berasal dari Detasemen C Pelopor, Dalmas, dan Satuan Lalu Lintas.
"Ya kendati belum diundang rapat koordinasi, terkait acara mantu Presiden di Graha Saba Buana Solo, namun tugas pengamanan tetap disiapkan," katanya.
Ia mengatakan pengamanan tersebut sebagai kewajiban yang harus dilaksanakan kepolisian, kendati nanti pihaknya tidak diminta. Hal itu, terutama terkait dengan kelancaran arus lalu lintas, yang bakal dilintasi para tamu undangan.
Disinggung mengenai sejumlah ruas jalan yang bakal dijadikan jalur khusus bagi para tamu negara, katanya, hingga saat ini belum dipetakan, akan tetapi pengamanan seluruh wilayah menjadi prioritas petugas.
Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi, dan Informatika Pemkot Surakarta Yosca Herman Soedrajat mengatakan Jalan Letjen Suprapto di depan Graha Saba Buana akan ditutup untuk lalu lintas umum, terkait dengan acara Presiden mantur tersebut.
Ia mengatakan Lapangan Banyuanyar dan Lapangan Sumber, Kecamatan Banjarsari, bakal dijadikan tempat parkir khusus kendaraan para tamu undangan.(Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Warga Jakarta Bisa Masuk Gratis ke Ancol dan Ragunan, Cek Jadwal dan Caranya
-
Evaluasi MBG dan Krisis Regenerasi Petani Jadi Sorotan, Dudung Akui Program Perlu Ditata Ulang
-
Klaim Perdamaian Baru Versi Trump: Iran Setuju, Hormuz Dibuka, Nuklir Dibatasi
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo
-
Aksi Bersih & Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama
-
Wamendagri Bima Arya Tekankan Penguatan Karakter Generasi Muda Berbasis Nilai Budaya
-
Bukan Ancaman, Anis Matta Sebut Demo Justru 'Picu' Pemerintah Kerja Lebih Baik
-
Massa Bertahan di Gejayan Meski Aksi Selesai, Bunyi Klakson - Seruan Turunkan Prabowo Terus Menggema
-
Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR