Kantor Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) (suara.com/Nikolaus Tolen)
Komisi Perlindungan Anak Indonesia telah mengusulkan kepada Komisi Informasi Penyiaran untuk mencabut situs yang menyebarkan video anak-anak melakukan hubungan seks yang beredar dalam beberapa hari belakangan.
"Kemarin, kami sudah mengusulkan ke KIP untuk cabut itu," kata Wakil Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia Maria Advianti kepada Suara.com, Selasa (26/5/2015).
KIP, kata Maria, menyatakan akan melakukan tindakan terhadap situs.
Maria meyakini pembuatan video porno tersebut bukan inisiatif anak, melainkan orang dewasa yang mencoba mencari benefit dari video.
"Itu jelas ada rekayasa orang dewasa yang melakukannya," katanya.
Terkait dengan peredaran video seks anak sudah terjadi beberapakali di Indonesia, menurut Maria, itu menunjukkan fenomena bahwa lingkungan tidak dengan anak.
"Ada kepentingan pornografi yang memanfaatkan anak sebagai obyek," kata dia.
Orang yang memanfaatkan anak untuk kepentingan pornografi, kata Maria, bisa dikenakan UU tentang pornografi.
Suara.com -
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat