Suara.com - Polisi membongkar tempat pembuatan uang palsu di Gang Pelukis, Nomor 16, RT 5, RW 2, Mampang Prapatan IV, Jakarta Selatan. Dari lokasi, polisi mengamankan enam tersangka: NR, NH, S, EH, J, dan AZ.
Menurut pengakuan enam tersangka kepada penyidik, kata Kepala Kepolisian Sektor Metro Mampang Komisaris Bambang Hari Wibowo, mereka baru melakukan aksi selama dua hari.
"Ini berkat warga kami yang tanggap terhadap setiap pendatang baru," kata Hari, Rabu (27/5/2015).
Polisi menyita barang bukti berupa uang palsu sebanyak Rp200 juta yang terdiri dari pecahan Rp100 ribu, sembilan buah printer, dua buah laptop, satu mesin laminating, 23 screen sablon, satu mini compressor, satu hair dryer, tujuh botol minyak M3, dua buah penggilingan mie, delapan kaleng cat sablon, lima buah lem, 10 botol tinta, satu alat tambal ban, empat botol cat semprot, dua botol cairan harter, dan 28 botol tinta printer.
"Lalu satu buah rakel, satu lampu ultraviolet, satu meja sablon, 30 amplop coklat, satu rim kertas roti, dan satu carter," katanya.
Saat ini, keenam tersangka ditahan di kantor polisi. Kasus tersebut, saat ini sedang dalam pengembangan.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
'Hanya Saya yang Berani Ngomong!' Cak Imin Sebut PBNU Periode Ini Paling Gagal dan Mundur
-
Buron Sejak 2025, Bos Kresna Life Michael Steven Akhirnya Diringkus di Maroko
-
Arahan Zulhas: Sekolah Elit Tak Perlu MBG, Fokus ke yang Benar-Benar Butuh
-
Akademisi UI Soroti Penangkapan Dokter Tifa, Sebut Ada Sinyal Intimidasi ke Rektor
-
Megawati, Sinta Wahid, hingga Romo Magnis Berkumpul di Menteng, Ada Apa?
-
Viral Ajudan Danrem Lari Tanpa BIB di Jogja Marathon, Korem 072 Sebut Nomor Diduga Terlepas
-
Biar Tak Bolak-balik, Banggar DPR Langsung Getok Persetujuan Pagu Anggaran 7 Kemenko untuk 2027
-
Respon Cepat Aduan, Kemnaker Pastikan Aturan Outsourcing 2026 Bakal Direvisi
-
Akademisi UI Kritik Kehadiran Aparat di Kampus Saat Ujian Doktoral Dokter Tifa
-
Gubernur Jateng Garansi Izin Kapal Nelayan Kecil Gratis: Ketemu Pungutan, Laporkan!