Suara.com - Aktivis Gabungan Mahasiswa Kepulauan Riau berencana mencegat Wakil Presiden Jusuf Kalla di simpang pintu Bandara Raja Haji Fisabilillah pada Minggu (31/5/2015), untuk mengadukan berbagai permasalahan Kota Tanjungpinang terutama krisis listrik.
"Kami sudah mengajukan surat permohonan untuk melakukan aksi di simpang bandara. Kami ingin Wapres mendengar dan ikut menyelesaikan permasalahan di Tanjungpinang," kata salah seorang aktivis Gabungan Mahasiswa Kepri Suaid di Tanjungpinang, Jumat (29/5/2015).
JK dijadwalkan akan melakukan kunjungan kerja di Lagoi dan Tanjunguban untuk meresmikan beberapa resor dan delapan masjid.
Suaid menjelaskan ada permasalahan yang sudah belasan tahun terjadi tetapi tidak dapat dibenahi. Permasalahan itu yakni krisis listrik. Sampai sekarang masih terjadi pemadaman listrik selama berjam-jam setiap hari.
"Kami yakin Wapres mampu menyelesaikan permasalahan ini. Reformasi PLN sampai ke akar-akarnya," ujarnya.
Selain Gabungan Mahasiswa Kepri, sejak Kamis LSM LAPAK juga menggelar aksi unjuk rasa dan membagikan selebaran kepada pengguna jalan raya di Lapangan Pamedan.
Koordinator aksi Juandi menyatakan pihaknya menolak kedatangan Wapres jika hanya melakukan kegiatan serimonial.
Juandi mengatakan permasalahan listrik di Tanjungpinang sudah sejak 15 tahun terjadi seharusnya diselesaikan. Dia yakin permasalahan itu mudah diatasi pemerintah pusat jika ada kemauan.
"Ada hal yang lebih penting dibanding meresmikan resor milik asing. Urus listrik itu lebih penting dibanding mengurus usaha milik pengusaha asing," katanya. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan