Suara.com - Meski sukses menang di MotoGP Italia namun Jorge Lorenzo mengaku sulit untuk bisa menggeser rekan setimnya di Yamaha, Valentino Rossi dari puncak klasemen MotoGP. Namun Lorenzo merasa tahun ini bisa menjadi tahun mereka.
Lorenzo berhasil menjadi juara untuk ketiganya berturut turut di bulan Mei ini setelah menjadi juara di sirkuit Mugello, Minggu (31/5/2015). Rider asal Spanyol ini berhasil mengalahkan Andrea Iannone (Ducati) dan rekan setimnya, Rossi.
Dengan dirinya dan Rossi berhasil naik podium, Lorenzo pun merasa yakin bahwa ini bisa menjadi tahun bagi tim balapnya. "Kami sedang berada dalam kondisi yang baik," ungkap Lorenzo seperti dilansir Scoresway.
"Valentino meraih poin di setiap balapan jadi itu artinya dia sangat tangguh dan juga sepeda motornya bekerja dengan sangat baik. Tampaknya ini akan menjadi tahun kami, jadi kami mengambil keuntungan ini," ujarnya.
Kemenangan itu juga membuat Lorenzo yang berada di posisi kedua, memangkas jarak dari Rossi yang kini memimpin klasemen, menjadi enam poin. Namun rider Spanyol ini mengatakan bahwa tetap sulit baginya untuk bisa mendekati Rossi.
"Ini adalah situasi yang berbeda ketika saya berada 29 poin di belakang dan sekarang memangkasnya hingga sisa 6 poin. Meski seperti itu sangat sulit untuk mendekati Valentino dalam poin karena dia selalu ada di podium," tukas Lorenzo.
Berita Terkait
-
Blak-Blakan! Valentino Rossi Ogah Naik Motor MotoGP Lagi
-
Jorge Lorenzo Ungkap Nama-nama Jagoannya di MotoGP 2026
-
4 Pembalap Ini Jadi Jagoan Jorge Lorenzo Juara Dunia MotoGP 2026
-
Makin Berkembang, Jorge Lorenzo Klaim Aprillia Bisa Bersaing dengan Ducati
-
Kembali ke Mandalika, Jorge Lorenzo Bicara Tentang Kecepatan, Strategi, dan Hidup Setelah MotoGP
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
Terkini
-
Alasan Keir Starmer Mengundurkan Diri dari Kursi Perdana Menteri Inggris
-
Dittipideksus Bareskrim Kembali Tahan Satu Tersangka Kasus PT DSI, Ini Sosoknya
-
Buntut 'Nyanyian' Sony Sonjaya, Kejagung akan Klarifikasi Nanik S Deyang di Kasus Korupsi MBG
-
Punya Daya Tarik Rasa dan Visual, Mayoritas Vape di Indonesia Dikemas dengan Desain Ramah Remaja
-
Pelaku Buron, Komisi XIII DPR Desak Negara Hadir Lindungi Perempuan Korban Penyiksaan di Bandung
-
Perdana Menteri Inggris Keir Starmer Mengundurkan Diri
-
Belatung di Kepala, Oneng Murka Wanita di Bandung Disekap 3 Tahun: Jangan Beri Ampun!
-
'Hanya Saya yang Berani Ngomong!' Cak Imin Sebut PBNU Periode Ini Paling Gagal dan Mundur
-
Buron Sejak 2025, Bos Kresna Life Michael Steven Akhirnya Diringkus di Maroko
-
Arahan Zulhas: Sekolah Elit Tak Perlu MBG, Fokus ke yang Benar-Benar Butuh