- Jorge Lorenzo menilai Aprilia RS-GP kini mampu bersaing dengan motor Ducati Desmosedici GP berdasarkan perkembangan musim 2025.
- Lorenzo berpendapat Marc Marquez pun bisa meraih gelar juara dunia saat mengendarai motor Aprilia RS-GP tahun ini.
- Marco Bezzecchi membawa Aprilia menjadi ancaman serius setelah memenangkan tiga GP dan mencetak rekor lap tercepat.
Suara.com - Pembalap legendaris Jorge Lorenzo menilai motor Aprillia RS-GP sudah bisa bersaing dengan motor Ducati, Desmosedici GP.
Kondisi itu menurutnya jika ditinjau dari perkembangan signifikan selama beberapa seri terakhir musim 2025.
Mantan pembalap asal Mallorca di Spanyol ini berpendapat Marc Marquez juga akan bisa juara dunia jika mengendarai motor Aprillia RS-GP.
"Marc Marquez, dengan Aprilia, juga akan melaju dengan sangat cepat," kata Lorenzo dalam laman DAZN pada Senin.
Aprillia menebar ancaman di sisa seri akhir musim ini. Pembalapnya, Marco Bezzecchi, yang berada di performa tertinggi untuk bersaing memperebutkan gelar juara di setiap balapan.
The Bezz tiga kali menang dalam GP Inggris, GP Portugal, dan GP Valencia pada musim ini.
Pembalap asal Italia ini menunjukkan Aprillia memang akan menjadi ancaman serius ketika memecahkan rekor lap satu putaran tercepat di GP Indonesia dan GP Australia.
Hal kontras ditunjukkan Ducati setelah Marc Marquez mengalami cedera di GP Indonesia, tim pabrikan asal Borgo Panigale, Italia ini gagal naik podium dalam sisa seri setelah Francesco Bagnaia lebih sering gagal finis (DNF).
Ducati dan Aprillia tengah dalam posisi mengembangkan kekuatan untuk menatap musim depan.
Baca Juga: Francesco Bagnaia Dapat Feeling Positif di Valencia, Meski Hasil Musim 2025 Mengecewakan
Ducati dan Aprillia juga baru menyelesaikan sesi tes uji coba pertama di Sirkuit Ricardo Torno, Valencia, pekan lalu.
[ANTARA]
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
- 4 Rekomendasi Sampo Urang-Aring untuk Menghitamkan dan Menyuburkan Rambut
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Kiandra Ramadhipa Tembus Lima Besar Klasemen Sementara Moto3 Junior 2026
-
Raymond/Joaquin Resmi Mundur dari Singapore Open 2026, Ini Alasannya
-
Kimi Antonelli Juara GP Kanada 2026, Perlebar Keunggulan di Klasemen F1
-
Nikmati Masa Pensiun, Viktor Axelsen Kini Fokus Keluarga dan Bisnis Investasi
-
China Dominasi Malaysia Masters 2026 dengan Tiga Gelar Juara
-
Kiandra Ramadhipa Nyaris Podium, Finis Kelima di Race Pertama Moto3 Junior Catalunya 2026
-
Skandal di Piramida Giza! Oleksandr Usyk Menang TKO Kontroversial atas Rico Verhoeven
-
Viktor Axelsen Kritik Sistem Poin 3x15 BWF: Hilangkan Drama dan Taktik di Bulu Tangkis
-
Jogja Run D-City Sukses Diikuti Ribuan Pelari, Hasil Penjualan Tiket untuk Beasiswa Pendidikan
-
IBL Datangkan Wasit Elite Asia untuk Pimpin Playoff 2026