Suara.com - Pebulutangkis tunggal putra Indonesia, Tommy Sugiarto tampil gemilang saat menyingkirkan unggulam kedua asal Cina, Lin Dan.
Butuh tiga set bagi pemain yang sekarang membela klub Pelita Bakti tersebut menjatuhkan reputasi pebulutangkis nomor dua terbaik dunia tersebut.
Usai mengalahkan Lin Dan, Tommy mengaku bahwa saat ini dirinya semakin yakin dan penuh percaya diri dalam langkah selanjutnya.
"Setelah saya mengalahkan dia, kepercayaan diri saya mulai bangkit, ternyata kita tidak bisa dianggap remeh," kata Tommy usai pertandingan. Rabu(3/6/2015).
Tommy juga mengaku bahwa kunci yang paling utama memenangkan pertandingan melawan Lin Dan adalah ketenangan diri. Dia mengaku sempat diganggu oleh Lin Dan untuk bermain lebih cepat dan terburu-buru yang justru berujung pada penambahan poin bagi lawan.
"Tadi memang pada saat saya meninggalkan dia sudah jauh namun terkejar lagi, karena saya tidak tenang dan dia begitu save, sehingga poin mulai mendekat lagi. Tetapi setelah itu, saya tdak mau terburu-buru lagi untuk mematikan bola," kata Tommy.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
KPK Sampai Kejar-kejaran, Terungkap Nego Suap Sengketa Lahan di PN Depok dari Rp1 M Jadi Rp850 Juta
-
Penampakan Isi Tas Ransel Hitam Berisi Rp850 Juta, Bukti Suap Sengketa Lahan di PN Depok
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian