Suara.com - Seorang bayi perempuan nyaris tewas dimakan hidup-hidup oleh ratusan semut di dalam hutan di daerah Chelyabinsk, Rusia.
Bayi yang diperkirakan berusia tiga tahun itu diduga dibuang oleh orangtua kandungnya sendiri ke dalam hutan.
Beruntung keberadaan bayi ditemukan oleh seorang lelaki yang mendengar tangisannya.
Saat ditemukan, kondisi bayi amat miris. Dia diletakkan di tumpukan daun. Sementara tubuhnya sudah tertutup semut dan digerogoti oleh binatang tersebut.
"Lelaki itu mendengar suara bayi saat berjalan di hutan. Saat didekati dia melihat bayi berbaring di tumpukan daun dan sudah ditutupi semut," kata juru bicara polisi sepert dikutip dari laman mirror.
"Dia lantas memanggil ambulans. Bayi yang masih memiliki tali pusar itu akhirnya dibawa ke rumah sakit. Kini dia dalam tahap perawatan intensif," katanya.
Polisi mengatakan bahwa kini pihaknya tengah memburu orangtua bayi.
"Kami sekarang berusaha melacak orangtua bayi. Dia harus bertanggung jawab," tegasnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
Terkini
-
Gus Ipul Serukan Gerakan Peduli Tetangga, Perkuat Data Lindungi Warga Rentan
-
Sudah Tiba di Jakarta, PM Australia Segera Bertemu Prabowo di Istana
-
Gus Ipul dan Kepala Daerah Komitmen Buka 8 Sekolah Rakyat Baru
-
RS Tolak Pasien karena JKN Nonaktif, Mensos Gus Ipul: Mestinya Disanksi BPJS, Tutup Rumah Sakitnya
-
Mensos Gus Ipul: RS Tak Boleh Tolak Pasien BPJS Penerima Bantuan Iuran
-
Wamendagri Wiyagus Lepas Praja IPDN Gelombang II, Percepat Pemulihan Pascabencana Aceh Tamiang
-
Kasatgas PRR Ingatkan Pemda yang Lambat Kirim Data Penerima Bantuan Bencana
-
Satgas PRR Resmikan Huntara di Tapanuli Selatan dan Tujuh Kabupaten Lain Secara Serempak
-
Kasus Tragis Anak di Ngada NTT, Pakar Sebut Kegagalan Sistem Deteksi Dini dan Layanan Sosial
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!