Suara.com - Kapolri Jenderal Badrodin Haiti mengatakan, pihaknya tengah menggodok kenaikan anggaran kepolisian 2016. Dia menyebutkan kemungkinan anggaran kepolisian yang akan diajukan bakal naik, tanpa merinci kebutuhan anggaran.
"Kita sedang membicarakan anggaran 2016 dalam pagu indikatif meningkat signifikan. Rencanakan kegiatan dan anggaran 2016 fokus pada prioritas pembangunan nasional," kata Badrodin saat pelantikan delapan Kapolda dan pejabat utama di Mabes Polri, Jumat (12/6/2015).
Dia juga menyinggung program-program Polri yang tidak efektif dan mengahabiskan anggaran besar dan tak berdampak buat masyarakat.
"Jangan copy paste (anggaran). Harus dievaluasi, program yang tidak berpengaruh signifikan pada Polri hendaknya dikaji," tegasnya.
Dia menambahkan, anggaran Pagu indikatif Polri pada 2015 sebesar Rp62 triliun, meningkat dari anggaran 2014 senilai Rp57 triliun. Namun menurutnya anggaran kepolisian untuk penyelidikan dan penyidikan kasus masih kurang.
"Karena selama ini anggaran lidik dan sidik itu masih sekitar 36 persen dari kebutuhan. Itu kan juga harus kami tingkatkan secara bertahap. Tentu tidak bisa sekaligus dipenuhi 100 persen. Tapi paling tidak ada peningkatan yang kami lakukan untuk anggaran 2016," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Nelayan Tak Boleh Dilupakan, Prabowo Janjikan Perbaikan Kesejahteraan Nasional
-
Prabowo di Gorontalo: Indonesia Kuat, Tak Panik Hadapi Gejolak Dunia karena Swasembada Pangan
-
Prabowo soal MBG: Sekolah yang Butuh Segera Diberi, yang Tidak Perlu Tidak Dipaksakan
-
Anies Baswedan dan Najelaa Shihab Soroti Bahaya AI bagi Pelajar: Otak Bisa Malas Berpikir
-
Ketua DPD Golkar DKI Sebut Jakarta Darurat Sampah, Warga Diminta Mulai Bergerak dari Rumah
-
Prabowo Genjot Ekonomi Biru, Nelayan Disiapkan Jadi Kekuatan Baru Indonesia
-
Terungkap! Ratusan WNA Operator Judi Online di Hayam Wuruk Ternyata Direkrut 'Veteran Kamboja'
-
Menuju Target Nasional Pengurangan Sampah 2029, Ini Kebiasaan yang Harus Digencarkan di Rumah
-
Jemaah Haji RI Meninggal Dunia 20 Orang, Mayoritas karena Gangguan Jantung dan Paru
-
Uang Miliaran Rupiah hingga Puluhan Juta Dong Vietnam Disita dari Sarang Judol Hayam Wuruk