Suara.com - Menteri Sosial RI Khofifah Indar Parawansa, Minggu (14/6/2015), mengunjungi rumah nenek Satriya. Nenek Satriya hidup sebatang kara dan sangat miskdin yang tinggal di Desa Larangan Dalam, Kecamatan Larangan, Pamekasan, Jawa Timur.
Kunjungan ke rumah nenek yang selama ini luput dari program bantuan perbaikan rumah tidak layak huni Pemkab Pamekasan itu, adalah bagian dari kegiatan Mensos di Pulau Garam Madura.
"Sesuai dengan agenda dari Biro Humas Kementerian Sosial yang kami terima, Bu Menteri akan tiba di Desa Larangan Dalam sekitar pukul 15.00 WIB sore ini," kata Humas Kecamatan Larangan Sunairi.
Sebelum mengunjungi nenek Satriya alias Bu Thoha, Khofifah terlebih dahulu akan memberikan bantuan kepada dua ibu rumah tangga keluarga sangat miskin di Dusun Batu Putih, Desa Larangan Dalam yang masih tetangga nenek Satriya.
Kedua orang bernama Sanimawati dan Nur Hayati ini bakal menerima bantuan berupa paket sembako yang akan diserahkan secara langsung oleh Mensos.
Saat ini, semua pejabat di lingkungan Pemkab Pamekasan mulai dari tingkat desa, kecamatan hingga dari Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Pemkab Pamekasan, serta petugas dari Taruna Siaga Bencana telah tiba di rumah tiga orang warga miskin di Desa Larangan Dalam yang hendak didatangi langsung Mensos Khofifah.
Sedikitnya 30 personel petugas gabungan dari unsur kepolisian dan TNI dikerahkan guna mengamankan kedatangan Mensos ke Desa Larangan Dalam.
Nenek Satriya, janda miskin yang hidup sebatang kara diketahui publik setelah foto-foto diri dan rumah tempat tinggalnya diunggah ke jejaring sosial oleh warga setempat, lalu diberitakan sejumlah media daring di Pamekasan. (Antara)
Berita Terkait
-
Jatim Media Summit 2026, Pemprov Jatim Sebut Media Jadi Motor Penggerak Ekonomi Kreatif Daerah
-
Khofifah Paparkan Realisasi Pendapatan APBD Jatim 2025 Tembus 104,65 Persen
-
Buka Mukernas GPdI 2026, Khofifah Ajak Perkuat Kolaborasi Bangun Generasi Berkarakter
-
Khofifah Bangga Program ADEM Cetak Generasi Papua Berprestasi, 51 Murid Lolos PTN
-
Heboh Sepatu Rp 700 Ribu untuk Siswa Sekolah Rakyat, Gus Ipul Bongkar Faktanya!
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam
-
Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus
-
Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor
-
Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi
-
Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo
-
Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu
-
InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara
-
InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia
-
Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar