- Menteri Sosial Saifullah Yusuf menegaskan sepatu dalam foto viral bukan bagian dari proyek pengadaan resmi Kementerian Sosial.
- Sepatu yang diserahkan Khofifah saat acara di Malang merupakan bantuan pribadi yang harganya berbeda dengan standar program.
- Program Sekolah Rakyat menyediakan empat jenis sepatu berbeda dengan kisaran harga mulai dari Rp250 ribu hingga Rp640 ribu.
Suara.com - Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul angkat bicara terkait polemik viral harga sepatu siswa Sekolah Rakyat. Ia menegaskan, sepatu yang beredar dalam foto bersama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bukan bagian dari pengadaan Kementerian Sosial.
Menurut Gus Ipul, sepatu yang ia serahkan dalam foto tersebut merupakan bantuan langsung dari Khofifah, bukan standar sepatu yang disiapkan untuk program Sekolah Rakyat oleh Kemensos.
Ia pun menegaskan adanya perbedaan antara sepatu dalam foto dengan yang sedang dipersoalkan publik, termasuk soal harga.
"Beda jauh! Bukan standar dari Sekolah Rakyat, itu pemberian khusus dari Gubernur Jawa Timur untuk siswa Sekolah Rakyat pada saat kami ada acara di Malang, kalau enggak salah," kata Gus Ipul kepada wartawan di Jakarta, Selasa (5/5/2026).
Sebelumnya, beredar foto Gus Ipul dan Khofifah yang sedang menyerahkan langsung sepatu tersebut ke siswa Sekolah Rakyat.
Sepatu itu jadi sorotan publik lantaran diketahui total anggaran penyediaan sepatu siswa Sekolah Rakyat mencapai Rp27,5 miliar untuk pengadaan 39.345 pasang, atau rata-rata Rp700 ribu per satu pasang sepatu.
Sementara itu, sepatu yang terpampang pada foto Gus Ipul dan Khofifah terungkap hanya seharga Rp169 ribu. Produsen sepatu tersebut tersebut juga ikut memberikan klarifikasi bahwa mereka tidak terlibat dalam proyek pengadaan pemerintah. Gus Ipul pun membenarkan hal tersebut.
“Ini supaya enggak salah paham, di medsos kan sampai pabrik sepatunya klarifikasi, enggak ikut-ikut. Ya memang nggak ikut, ya," tegas Gus Ipul.
Dalam paparannya, Gus Ipul menerangkan bahwa setiap siswa Sekolah Rakyat mendapatkan empat pasang sepatu, terdiri dari sepatu PDL, PDH, harian, dan khusus olahraga. Masing-masing sepatu dibandrol harga realisasinya berbeda dengan termurah seharga Rp250 ribu untuk sepatu harian siswa SD dan termahal sepatu PDL Rp640 ribu.
Baca Juga: Tragedi Sepatu Kekecilan di Samarinda: Tamparan Keras untuk Sistem Pendidikan Kita
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Pilihan Sepatu Running Lokal Rp100 Ribuan, Murah tapi Kualitas Bukan Kaleng-Kaleng
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Mencerahkan Wajah, Cukup 3 Langkah Praktis Murah Meriah!
Pilihan
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
Terkini
-
SDN Tebet Barat 08 Pagi Terapkan Belajar Daring Usai Tembok Kantin Ambruk Terkikis Air
-
Peneliti Soroti Keberadaan DPN dan Potensi Dominasi Kemenhan, Ini Bahayanya
-
Project Freedom Trump Dikecam Iran, Disebut Hanya Bikin Timur Tengah Meledak
-
PSI Kecam Aksi Pemukulan ke Bro Ron, Minta Aparat Usut Semua Yang Terlibat
-
Warung Kelontong di Kemayoran Dirusak Anggota TNI Buntut Ogah Bayar Admin QRIS Senilai Rp1.000
-
Calon Siswa Sekolah Rakyat Menangis di Pelukan Seskab Teddy: Saya Mau Sekolah, Pak
-
Sahroni Soroti Profesionalitas Hakim Ad Hoc Usai Terbitnya Perpres Baru
-
Ada Info soal Jual Beli Titik SPPG, KSP Bakal Lakukan Sidak Cegah Potensi Korupsi di Program MBG
-
Dudung Abdurrachman Serang Balik Amien Rais: Tudingan ke Teddy Hoaks dan Fitnah!
-
Jakarta Dikepung Banjir, Pramono Anung Ungkap Penyebabnya Bukan Cuma Hujan Deras