Suara.com - Bupati Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, Supian, mengancam mencabut izin rumah makan dan warung yang tetap buka siang hari selama bulan suci Ramadan karena menganggu umat yang berpuasa.
"Saya yang menginstruksikan Satpol PP menindak tegas bagi pemilik warung atau rumah makan yang buka di luar ketentuan. Izin usahanya akan dicabut. Ini tidak main-main. Kita harus tegas," kata Supian saat membuka Pasar Ramadan di Sampit, Kamis (18/6/2015).
Dia berharap semua pihak menghargai umat Islam yang menjalankan ibadah puasa. Rumah makan atau warung yang buka pada siang hari, yang oleh warga setempat sering disebut dengan "sakadup", dinilai dapat mengganggu kekhusyukan masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa.
Imbauan agar rumah makan tidak berjualan pada siang hari selama Ramadan, klaim Supian, sudah ditegaskan dalam surat edaran bersama pemerintah daerah, Kementerian Agama dan Kepolisian Resor Kotim. Semua pihak diminta menaati imbauan tersebut, terlebih bagi umat Islam sendiri.
"Saya ingin suasana religius yang sudah kita bangun lima tahun ini benar-benar membawa dampak positif terhadap masyarakat Kotim. Ini diharapkan bisa menjadi contoh. Toleransi sesama agama juga harus dijalankan. Jangan sampai nanti yang ditegur dan dicabut izinnya itu justru warung atau rumah makan yang pemiliknya adalah orang Islam," tegas Supian.
Masyarakat diminta menghargai orang yang sedang menjalankan ibadah puasa dengan tidak makan, minum dan merokok di tempat umum. Aparatur sipil negara juga diminta saling menghargai di tempat kerja agar mereka yang menjalankan ibadah puasa tidak terganggu.
Begitu pula peredaran petasan dan kembang api harus dikendalikan agar tidak mengganggu kekhusyukan umat dalam beribadah. Supian berharap seluruh masyarakat bisa menjalankan imbauan ini sehingga pihaknya tidak perlu sampai mengeluarkan sanksi. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Talkshow di SMAN 9 Gowa, Ketum TP PKK Dorong Siswa Kembangkan Bakat dan Potensi Diri
-
Jejak Pelarian Pengasuh Ponpes Ndolo Kusumo Pati Berakhir di Wonogiri, Muka Lesu Tangan Diborgol
-
Letjen Robi Herbawan Ditunjuk Jadi Kabais TNI
-
Isu Persija vs Persib Tergusur Acara GRIB Jaya, Pramono: Saya Tidak Mau Berspekulasi
-
Donald Trump: Ayolah Iran, Kibarkan Bendera Putih
-
Ade Armando Resmi Keluar dari PSI, Pengamat Sebut Demi Selamatkan Citra Partai
-
Mensos Gus Ipul Sambangi KPK Besok, Minta Nasihat Terkait Pengadaan Sekolah Rakyat yang Disorot
-
Gelandang Botafogo Danilo Incar Satu Slot Timnas Brasil di Piala Dunia 2026: Banyak Pemain Top
-
Sidang Kasus Andrie Yunus, Eks Kepala BAIS: Intelijen Itu Alat Negara, Bukan Alat Emosi
-
Menkes Budi Waspadai Hantavirus Masuk Indonesia, Rapid Test hingga PCR Disiapkan