News / Nasional
Kamis, 07 Mei 2026 | 12:47 WIB
Ade Armando mundur dari PSI. (Suara.com/Lilis)
Baca 10 detik
  • Ade Armando resmi mengundurkan diri dari Partai Solidaritas Indonesia pada Selasa, 5 Mei 2026 di Jakarta.
  • Langkah tersebut diambil untuk memisahkan kontroversi personal Ade Armando dari citra kelembagaan Partai Solidaritas Indonesia.
  • Strategi ini bertujuan mereduksi sentimen negatif publik agar tidak lagi membebani elektabilitas Partai Solidaritas Indonesia.

Suara.com - Langkah Ade Armando yang resmi mengundurkan diri dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) pada Selasa (5/5/2026) dinilai sebagai strategi komunikasi politik untuk memutus rantai sentimen negatif terhadap partai. 

Para analis melihat pengunduran diri ini merupakan upaya sadar untuk memisahkan kontroversi personal Ade Armando dari citra kelembagaan PSI.

Direktur Eksekutif Ethical Politics, Hasyibulloh Mulyawan, menilai langkah ini secara komunikasi politik bertujuan untuk menggeser fokus narasi publik. 

Dengan mundurnya Ade, segala opini atau pernyataan kontroversial yang muncul di masa depan hanya akan berdampak pada personal, bukan lagi menjadi beban partai. 

"Langkah ini merupakan upaya menggeser fokus narasi dan opini publik hanya pada personal agar tidak lagi dikaitkan atau dihubungkan dengan partai, dalam hal ini PSI," ujar Hasyibulloh saat dihubungi Suara.com, Kamis (7/5/2026). 

Menurut Hasyibulloh, strategi ini efektif untuk mereduksi serangan politik terhadap PSI. 

"Sehingga akan sedikit mereduksi narasi negatif secara politik terhadap PSI, dan permasalahan pernyataan politik yang bisa membuat efek negatif pada partai dapat diredam dan dipindah secara personal pada Ade Armando," tambahnya.

Senada dengan hal tersebut, Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno, menyebut pengunduran diri ini sebagai langkah "amputasi" politik. 

Ia menilai PSI ingin memastikan bahwa segala persoalan yang melekat pada sosok Ade Armando tidak lagi memiliki daya rusak terhadap elektabilitas partai. 

Baca Juga: Kader PSI Bro Ron Jadi Korban Pemukulan, Ahmad Ali: Siapapun Pelakunya Harus Bertanggung Jawab

"Sepertinya mau mengamputasi efek negatif ke PSI, bahwa persoalan Ade Armando tidak ada kaitannya dengan PSI, tapi persoalan pribadi," jelas Adi.

Adi juga menyoroti pengakuan Ade Armando saat mengumumkan pengunduran dirinya, di mana Ade menyebut adanya aspirasi dari calon pendukung yang enggan memilih PSI selama dirinya masih berada di sana.

"Bahkan dalam pernyataan pers saat mundur, Ade Armando juga mengungkap alasan mundur karena ada beberapa surat ke PSI yang intinya orang tidak mau dukung PSI kalau masih ada Armando. Karenanya tak heran jika pernyataan Ade saat mundur juga bilang tidak ada konflik internal dan demi kebaikan bersama," pungkas Adi.

Sebelumnya, Politikus sekaligus akademisi Ade Armando resmi mengundurkan diri dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Keputusan tersebut disampaikan langsung oleh Ade dalam konferensi pers.

“Melalui konferensi pers ini saya menyatakan mengundurkan diri dari PSI. Tidak ada konflik di antara saya dengan PSI, tapi saya mundur menurut saya demi kebaikan bersama,” kata Ade di Kantor DPP PSI, Jakarta, Selasa (5/5/2026).

Ade menjelaskan, selama ini dirinya kerap menjadi sorotan publik akibat berbagai pernyataan, komentar, hingga kritik yang ia sampaikan. Kondisi tersebut, menurutnya, turut memicu sejumlah pelaporan terhadap dirinya.

Load More