Suara.com - Sekjen Partai Nasdem Patrice Rio Capella mengklaim kadernya sudah bekerja maksimal sebagai bawahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Kabinet Kerja.
Hal itu ditegaskan Patrice terkait wacana pergantian menteri di Kabinet Kerja saat dihubungi suara.com, Senin (22/6/2015).
“Mereka sudah bekerja maksimal. Persoalan hasil yang belum maksimal, ya itu urusan Pak Jokowi. Ada juga menteri yang tidak bekerja maksimal tapi hasilnya bagus, atau sebalinya,” kata Patrice.
Dia mengaku, sebagai partai pendukung pemerintahan Nasdem belum dihubungi Jokowi berkaitan dengan rencana reshuffle.
Kendati demikian, Nasdem berharap jatah mereka dipartai tidak dikurangi oleh Jokowi, jika nanti ada kadernya yang dicopot.
“Kalau direshufle yah diganti lagilah, tapi itu terserah penilaian Presiden,” pinta Patrice.
Saat ditanya apakah ada dari empat kadernya yang kinerjanya tak sesuai harapan partai, dia menjawab diplomatis.
“Nasdem sendiri tidak memberikan penilaian pada kabinet, karena tugas kami adalah menghantarkan mereka jadi menteri,” tambah Patrice.
Seperti diberitakan sebelumnya, Nasdem memberi sinyal kalau satu kadernya kemungkinan bakal menjadi salah satu target reshuffle.
Adapun empat kader Nasdem yang kini menempati posisi di Kabinet Kerja Jokowi, yakni enteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Tedjo Edy Purdjianto, Menteri Agraria dan Tata Ruang Ferry Mursyidan Baldan, serta Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup Siti Nurbaya.
Seorang kader lainnya, yaitu HM Prasetyo menjabat sebagai Jaksa Agung.
Berita Terkait
Terpopuler
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Menanti Kabar, Ini Sosok Dua Istri Pilot Andy Dahananto Korban Kecelakaan ATR 42-500
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
Dittipideksus Bareskrim Sita Dokumen hingga Data Transaksi dari Penggeledahan PT DSI
-
Pakar Hukum Desak RUU Perampasan Aset Disahkan pada 2026
-
DVI Tuntaskan Identifikasi Korban Pesawat ATR 42-500, Seluruh Nama Sesuai Manifest
-
Angin Kencang Terjang Kupang, 25 Rumah Warga Rusak dan Timbulkan Korban Luka
-
Akademisi UI Ingatkan Risiko Politik Luar Negeri RI Usai Gabung Dewan Perdamaian Gaza
-
PSI Percayakan Bali kepada I Wayan Suyasa Eks Golkar, Kaesang Titipkan Harapan Besar
-
Cegah Stres di Pengungsian, KDM Siapkan Rp10 Juta per KK untuk Korban Longsor Cisarua
-
Kasatgas Tito Karnavian Pastikan Pemulihan Sekolah Pascabencana di Tapanuli Tengah
-
Hari Kesembilan OMC, BPBD DKI Intensifkan Mitigasi Cuaca Ekstrem Lewat Tiga Penerbangan
-
Korban Longsor Gunung Burangrang Bertambah jadi 10 Orang