Suara.com - Tim Inafis Mabes Polri dan Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Bali akan kembali melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) terkait kasusdugaan pembunuhan bocah cilik Engeline Margriet Megawe (Angeline) di rumah Margriet Megawe alias Margaret di Jalan Sedap Malam, Denpasar, Bali.
Oleh TKP akan dilakukan beberapa kali untuk mengumpulkan barang bukti baru.
"Tim Inafis terus mencari alat bukti dan keterangan yang menguatkan. Tak hanya tim inafis saja, Labfor juga akan olah TKP, mungkin sekitar dua atau tiga kali lagi dilakukan," kata Kapolri Jenderal Badrodin Haiti di Mabes Polri, Selasa (23/6/2015).
Sebelumnya, tim menemukan bukti baru sebuah kayu, bercak darah dan beberapa sidik jadi di kamar Ibu angkat Angeline.
"Ada beberapa lokasi yang kami sasar, yakni ke dalam kamar ibu M," ujar Ketua Tim Inafis Mabes Polri, AKBP Yuswanto, usai olah TKP beberapa waktu lalu.
Dari olah TKP tersebut, polisi membawa empat buah alat pel dan sapu dari rumah Margriet. Selain itu, ada juga kaus dan sebuah kayu dengan panjang hampir dua meter.
"Ada kayu kami ambil dari kamar ibu M. Ada bercak darah juga. Kami juga ambil sidik jari," tambah Yuswanto.
Seperti diberitakan, Margaret hingga kini masih ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penelantaran anak. Sementara Agustinus Tai Hamdani adalah tersangka tunggal kasus pembunuhan Angeline.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Kuasa Hukum Roy Suryo Sebut Kunjungan Eggi Sudjana ke Solo 'Bentuk Penyerahan Diri'
-
PDIP Kritik Pemotongan Anggaran Transfer, Desak Alokasi yang Adil untuk Daerah
-
PDIP Ingatkan Mandat Reformasi, Minta TNI Jauhi Politik Praktis dan Perkuat Industri Pertahanan
-
Tolak Pilkada Lewat DPRD, Megawati: PDIP Berdiri Paling Depan Jaga Hak Rakyat!
-
Cegah Bencana Ekologis, Rakernas I PDIP Desak Penegakan Hukum Lingkungan dan Penguatan Mitigasi
-
Prabowo Beri Mandat ke Dirut Baru Pertamina: Pecat Siapa Saja yang Tidak Bagus!
-
Bantah Dibekingi Orang Besar, Abdul Gafur Tantang Pembuktian Aliran Dana ke Kubu RRT
-
MAKI Laporkan Rekening Gendut Istri Pejabat Kemenag Senilai Rp32 Miliar ke KPK
-
Setelah Resmikan Proyek Besar di Balikpapan, Apa Agenda Rahasia Prabowo di IKN?
-
Sadar Direksi BUMN Ndablek, Prabowo: Sudah Rugi Malah Minta Tantiem