Suara.com - Sueb (50), warga Pacar Kembang Gang Langgar, Surabaya, Jawa Timur, yang berprofesi sebagai penjual tahu keliling, bernasib sial, Kamis (25/6/2015). Saat sedang asyik berdagang di kawasan Ambengan Batu, Sueb tiba-tiba tersungkur. Ia diterjang peluru nyasar.
Dari keterangan yang dihimpun Suara.com, peluru nyasar berasal dari senjata milik petugas Badan Narkotika Nasional Provinsi Jawa Timur. Soalnya, pada saat kejadian, petugas BNN Provinsi memang sedang memburu bandar narkoba yang berada di kawasan Ambengan Batu.
Warga bernama Narto mengatakan saat itu ada tujuh petugas yang berpakaian dinas dan preman ada di kawasan Ambengan Batu saat kejadian.
"Begitu peluru mengenai Sueb, sebagian polisi tadi langsung mengangkutnya ke rumah sakit dengan mobil," ujarnya.
Kepala Bidang Pemberantasan BNN Provinsi Bagijo Hadi Kurnijanto mengakui peluru nyasar berasal dari senjata perugas. Dia mengatakan korban terkena peluru nyasar dari petugas yang secara tidak sengaja terjatuh saat mengejar bandar narkoba.
"Korban terkena tembakan saat petugas terjatuh ketika melakukan pengejaran," katanya.
Sueb yang mengalami luka di perut, saat ini sudah dalam perawatan dokter RS Bhayangkara milik Polda Jawa Timur. (Yovie Wicaksono)
Tag
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
Terkini
-
Taruna Akmil akan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat Belajar Mandiri di Asrama Selama 5 Hari
-
Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan
-
Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan
-
Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos
-
Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban
-
Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi
-
Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik
-
Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?
-
Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo
-
Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis