Suara.com - Kepala Badan Reserse Kriminal Polri, Komjen Pol Budi Waseso mengungkapkan, saat ini pihaknya tengah menangani sembilan kasus mega korupsi. Namun ia tidak menyebutkan secara detail dimana saja kasus dugaan korupsi itui terjadi.
"Tiga bulan lalu saya pernah bilang ada tiga kasus besar yang sedang kami tangani, sekarang ternyata berkembang dan bertambah jadi 9 calon kasus besar lagi," kata Budi Waseso di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Jumat (26/6/2015).
Dia mengatakan, nilai proyek kasus-kasus dugaan korupsi baru itu bernilai besar, yaitu triliunan rupiah. Selain itu ada puluhan kasus korupsi yang ratusan dan puluhan miliar rupiah.
"Kalau saya boleh informasikan, ada 9 lagi kasus tipikor (tindak pidana korupsi) yang nilainya triliunan. Kemudian 23 kasus nilainya ratusan miliar dan 35 kasus bernilai proyek puluhan miliar rupiah," ungkapnya.
Saat ditanya, apakah diantara sembilan kasus korupsi besar itu termasuk kasus dugaan korupsi Century, dia pun enggan menjelaskan.
"Jangan dulu, kan saya belum buka. Nanti kalau sudah disidik baru kelihatan. Kalau sudah penyidikan, berarti bahan bukti sudah sangat cukup," katanya.
Menurut dia, kasus-kasus korupsi besar ini juga bukan limpahan dari KPK.
"Tidak, KPK lebih mampu, masa dilimpahkan ke kami. KPK kan jago," kata Budi menyentil.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
Gelombang Panas Mematikan di Eropa: 1300 Orang Tewas, Suhu Tembus 41,7 C di Jerman
-
Di Balik Viral Jokowi Injak Kepala Kerbau di Lampung: Tradisi Adat atau Simbol Politik?
-
Potongan Jadi 8 Persen Mulai Besok, Koalisi Ojol Nasional: Janji Prabowo-Dasco Terbukti
-
MUI Usul RUU Pidana LGBT, Gus Ipul: Patut Ditindaklanjuti, Tapi Dibahas Dulu
-
TKD Anjlok 59 Persen, Jakarta Tak Bisa Lagi Bergantung pada APBD demi Kejar Status Kota Global
-
Sempat Tertahan di Papua, Bobby Nasution Pastikan Kontingen Pesparawi Sumut Pulang Besok
-
PDIP Surati Nanik S Deyang Minta Data Nama-nama Kader yang Terlibat MBG
-
BNN Catat 50 Orang Meninggal Tiap Hari Akibat Narkoba, Rehabilitasi Harus Jadi Prioritas
-
Buru Bupati dan Sekda Kuansing, KPK Telusuri Dugaan Kebocoran Informasi
-
Dittipideksus Bareskrim Sita 18,1 Ton Sianida Ilegal, Dua Tersangka Ditetapkan