Suara.com - Anggota Komisi I DPR dari Fraksi PDI Perjuangan (PDIP), TB Hasanuddin, menyatakan bahwa ada empat poin yang akan ditanyakan PDIP kepada calon Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo.
Hasanuddin menerangkan, ada dua poin inti yang perlu dikembangkan TNI, yaitu menyangkut publik dan menyangkut internal TNI.
"Pertama, yang menyangkut publik, kasus perselisihan tanah TNI dengan rakyat. Itu harus diselesaikan. Kami punya banyak data. Dan kemudian kasus disiplin prajurit, agar tidak terjadi lagi," kata Hasanuddin di DPR, Rabu (1/7/2015).
"Kedua, yang internal. Untuk internal, kita ingin Panglima yang baru melanjutkan minimum essential force, dan meningkatkan kesejahteraan prajurit," sambungnya.
Selain itu, sambung Hasanuddin, calon Panglima ini akan banyak ditanya soal kesiapan dan sebagainya. Salah satunya adalah peremajaan alutsista yang menurut Hasanuddin perlu dilakukan, supaya kasus seperti Hercules yang jatuh di Medan tidak terjadi lagi.
"Saya bersyukur, sudah ada perintah Presiden untuk semua pesawat tempur dan pesawat angkut (agar) dicek. Kalau sudah tidak layak, ya tidak diterbangkan. Dan sesuai dengan program Nawacita, program anggaran itu sekarang 0,87% dari PMB," ujarnya.
"Barangkali sesuai janji Bapak Presiden, semoga nanti bisa mencapai 1,5%. Jadi kira-kira Rp150-200 triliun untuk kepentingan ini. Memang kita butuhlah, perlengkapan alutsista yang lebih bagus, standar bisa untuk tempur, dan standar untuk kegiatan administratif mendukung operasi militer TNI," tandas Hasanuddin.
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- Berapa Harga Sepatu Lari Ortuseight Ori? Ini 5 Pilihan Bagus untuk Daily Run
Pilihan
Terkini
-
Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
-
Jadi Penasihat Khusus Presiden, Akankah Said Iqbal Tetap Kritis Bela Buruh?
-
Alasan Prabowo Tunjuk Said Iqbal Jadi Penasihat: Biar Aspirasi Buruh Gak Macet
-
Siasat Licik Dokter Gigi Vietnam: Pura-pura Jadi Pasien Demi Buka Praktik Ilegal di Ciputat!
-
KPK Bongkar Asal-usul Aset Kripto di Kasus Silmy Karim
-
Hari ke-17 Kebakaran Misterius Sleman: Api Muncul 113 Kali, Dua Rumah Tetangga Ikut Terbakar
-
Bupati Muara Enim Tak Sendirian, KPK Jaring 9 Orang Lain dalam OTT!
-
Stop Rekrut Honorer! Mendagri: Pakai APBD untuk Bangun Jalan, Bukan Gaji Tim Sukses!
-
Beda dari UGM, BRIN Ragukan Gas Limbah Ayam Picu Api Misterius di Sleman
-
Gencatan Senjata di Ujung Tanduk: Israel dan Iran Saling Hujani Rudal