Suara.com - Ahmad Fahri (34), pekerja bangunan, selamat dari pesawat Hercules C 130 milik TNI AU yang jatuh di Jalan Jamin Ginting, Kecamatan Medan Tuntungan, Medan, Sumatera Utara.
Ditemui di Ruang R B2B Rindu B RSUP Adam Malik Medan, Rabu (1/7/2015), korban masih terbaring lemas setelah menjalani operasi tulang kaki dan rusuk yang patah akibat salah satu kecelakaan udara terburuk di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir ini.
Kondisinya cukup stabil, meski jarum infus masih menempel pada lengannya, sedangkan bengkak pada mata kananya sedikit menyulitkannya dalam membuka mata. Fahri sama sekali belum mau berbicara.
Beberapa kerabatnya berdatangan menjenguknya, termasuk istri, kakak dan ayahnya.
Menurut kakak korban, Jasaruddin (36), pada saat kejadian, Selasa (30/6/2015) sekitar pukul 11.48 WIB, Fahri sedang mencat menara lantai empat di perumahan Royal Gardenia, Jalan Jamin Ginting.
Korban masih sempat melihat pesawat datang mengarah ke perumahan tempat dia bekerja. Dia tidak sempat menyelamatkan diri begitu pesawat jatuh itu dengan cepat menyapu perumahan itu.
Begitu pesawat menghantam bangunan, Ahmad Fahri dan seorang temannya langsung terpental dan jatuh dari lantai empat.
Beruntung saat jatuh, dia cukup jauh dari reruntuhan bangunan dan puing pesawat sehingga tidak menimpa tubuhnya dan luka-luka yang dideritanya pun tidak terlalu parah.
Namun dia mengalami patah tulang kaki kanan dan tulang rusuk.
"Karena tidak tertimbun puing, adik saya ini cepat dapat ditolong dan segera dilarikan ke RS Adam Malik. Tapi temannya satu profesi sampai sekarang saya dengar belum ditemukan karena tertimbun puing," kata Jasarudin.
Jasarudin menyatakan tidak mengetahui persis biaya perawatan Fahri selama dirawat RSUP Adam Malik, namun dia mendengar informasi bahwa semua biaya perawatan ditanggung pemerintah.
"Kami tentunya sangat berharap semua biaya ditanggung pemerintah," kata dia memberi penekanan. (Antara)
BERITA MENARIK LAINNYA:
KSAU Akui Ada Masalah pada Hercules A-1310
5 Insiden Hercules Jatuh yang Menelan Banyak Korban Jiwa
Ayahanda Personel Paskhas Ini Hanya Bisa Pasrah
Daftarkan Dua Adik Terbang Gratis, Kini Abang Hanya Bisa Menyesal
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Rawat Alam di Tengah Aktivitas Industri, Kilang Plaju Konsisten Lestarikan Keanekaragaman Hayati
-
6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
-
Indonesia Dikelilingi Api: 107 Ribu Hektare Terbakar, Mengapa Karhutla Sulit Dipadamkan?
-
Membongkar Dosa Besar Para Anak Rantau Lewat Lagu Sesi Potret
-
1.400 Pekerja Sumsel Kena PHK, Mayoritas Tanpa Perselisihan, Ada Apa?
-
Bareng Baba Lili Tata, Kenalkan Gaya Hidup Aktif pada Anak Sambil Eksplorasi Jakarta
-
Period Poverty dalam Ketimpangan Kelas: Menggugat Hak Dasar Tubuh Perempuan
-
Derita Pekerja asal Jambi, Cacat Permanen Akibat Kecelakaan Kerja di Kampar
-
Gus Alex Didakwa Terima USD 5,2 Juta di Korupsi Kuota Haji
-
17 Caption 17 Agustus Singkat Aesthetic untuk Instagram