Suara.com - Penyebab jatuhnya pesawat TransAsia Airways yang menewaskan 43 orang di Taipei, Taiwan, bulan Februari silam mulai terungkap. Berdasarkan hasil terbaru investigasi kecelakaan, kru pesawat naas tersebut mematikan mesin terakhir yang masih hidup setelah mesin lainnya terlebih dahulu kehilangan tenaga.
Berdasarkan keterangan dari seorang narasumber yang terlibat dalam investigasi, laporan awal kecelakaan bakal dirilis Kamis besok. Laporan tersebut memuat data yang menunjukkan bahwa pesawat jenis ATR 72-600 mengalami stall dan jatuh tak berapa lama setelah satu-satunya mesin yang masih hidup dimatikan.
Temuan-temuan dalam laporan yang dibuat oleh Dewan Keselamatan Penerbangan akan difokuskan pula pada operasi penerbangan, pengendali lalu lintas udara, cuaca, dan kelaikan pesawat, di samping beberapa faktor lainnya. Hingga saat ini, TransAsia masih menolak berkomentar terhadap temuan-temuan tersebut.
Laporan serupa sebenarnya telah dikeluarkan beberapa hari pascakecelakaan. Namun, laporan terbaru ini memperkuat laporan awal yang menyebut pilot mematikan mesin terakhir yang masih hidup.
Pesawat yang sejatinya bisa terbang hanya dengan satu mesin ini membawa 58 penumpang dan kru. Pesawat tersebut jatuh sesaat setelah lepas landas, dan menukik tajam ke sebuah sungai di Taipei. Sebanyak 15 orang selamat dari kecelakaan tersebut. (Reuters)
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Warga Jakarta Kini Wajib Pilah Sampah dari Rumah, Bagaimana Aturan dan Caranya?
-
Kasus Kekerasan Seksual di Depok Meningkat, Wakil Wali Kota Ungkap Fakta di Baliknya
-
Waspada Malaria Knowlesi! Penyakit 'Kiriman' Monyet yang Mulai Mengintai Manusia
-
Geger Kabar Syekh Ahmad Al Misry Ditangkap, Polri: Tersangka Masih Sembunyi di Mesir
-
Demo Depan KPK, GMNI DKI Desak Usut Dugaan Mega Korupsi Rp 112 Triliun di Proyek KDMP
-
Kementerian PKP dan KPK Sinkronkan Aturan Baru Program BSPS untuk Rakyat
-
4 Anggota BAIS Penyiram Air Keras Ngaku Salah, Siap Minta Maaf Langsung ke Andrie Yunus
-
Ahmad Rizal Ramdhani, Dari Korps Zeni Menuju Penguatan Ketahanan Pangan Nasional
-
Diplomasi Dudung Abdurachman dengan Dubes Saudi: Ada Undangan Resmi untuk Prabowo Haji Tahun 2027
-
Senyum-senyum Donald Trump Tiba di Beijing Disambut Nyanyian 300 Remaja China