Suara.com - Seorang penduduk desa di Provinsi Yunnan, Cina, dibuat terkejut oleh dua ekor hewan yang ia pelihara sejak dua tahun silam. Dua ekor binatang yang ia kira anak anjing, ternyata adalah beruang.
Wang Kaiyu, penduduk sebuah desa dekat perbatasan Cina dan Vietnam tak pernah mengira, dua anak anjing lucu yang ia beli dari seorang lelaki Vietnam tahun 2013 lalu ternyata adalah beruang.
"Saya mencari nafkah dengan berjualan pisang di desa perbatasan. Seorang warga Vietnam menawari saya dua ekor hewan yang ia sebut anjing. Dua hewan itu amat lucu jadi saya pun membelinya," kata Wang seperti dikutip CCTVNews.
Namun, Wang mulai menyadari ada keanehan pada dua hewan peliharaannya itu.
"Mereka tumbuh besar dengan sangat cepat, dan makan banyak sekali. Anehnya lagi, mereka bertingkah tidak seperti anjing dan bahkan gemar menangkap ayam untuk dimakan," lanjutnya.
Suatu ketika, sebuah acara untuk menggugah kesadaran masyarakat akan pentingnya melestarikan hewan langka digelar polisi setempat. Dari situlah ia tahu bahwa dua ekor mahluk yang ia pelihara adalah beruang hitam, salah satu spesies paling dilindungi di Cina.
Ia lalu melaporkan soal dua beruang di rumahnya itu kepada pihak berwajib. Beruang jantan dan betina yang masing-masing berbobot 50 kilogram tersebut itu lalu dibawa ke pusat pelestarian hewan liar.
Wang tidak perlu berurusan dengan hukum karena melaporkan soal dua beruang itu secara sukarela. (Stomp)
Berita Terkait
-
Sampai Disorot DPR! Sahroni Desak Pria Cabuli Anjing di Penjaringan Diseret ke Meja Hijau
-
Aksinya Terekam Video! Pria di Penjaringan Ditangkap usai Cabuli Anjing di Toko Hewan
-
Film Gohan dan Pelajaran Tentang Cinta yang Datang dalam Bentuk Sederhana
-
Ulasan Film Gohan: Sajikan Kisah Hidup Anjing Liar yang Menggetarkan Jiwa
-
Menyelamatkan yang Terbuang, Cerita Susana Membangun Pejaten Shelter
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT