Suara.com - Puluhan pecalang dan polisi Denpasar jaga ketat rekonstruksi kasus pembunuhan Engeline Margriet Megawe (Angeline). Polresta Denpasar juga menerjunkan satu kompi terdiri dari Satuan Bayangkara (Sabara).
Komandan Kompi dari Polresta Denpasar, Ajun Komisaris Polisi (AKP), Subiyanto mengatakan, pihaknya mengerahkan 90 orang untuk menjaga berjalannya rekonstruksi kasus pembunuhan Angeline.
"Kami sudah dari jam 08.00 Wita sudah di sini di tempat kejadian perkara (TKP) untuk berjaga-jaga mengamankan berlangsungnya rekontruksi ini. Satu kompi ini ada 90 orang," jelasnya, di Jalan Sedap Malam, Denpasar, Senin (6/7/2015).
Pihaknya tidak menjaga sendirian, tapi mereka juga dibantu oleh puluhan pecalang (keamanan adat) Desa Adat Kebonkuri, Kesiman, Denpasar.
"Ada puluhan pecalang yang membantu kami mengamankan jalannya rekontruksi nanti," ungkapnya.
Rencananya rekonstruksi itu dijadwalkan pukul 09.00 Wita, namun hingga pukul 09.30 Wita rombongan Polresta yang akan melakukan rekonstruksi belum datang.
Seperti yang terlihat saat ini puluhan personil kepolisian dan puluhan pecalang itu sudah siap-siap mengamankan rekonstruksi yang akan menghadirkan para tersangka yaitu Margriet Christina Megawe (Margaret) dan Agus, serta para saksi-saksi.(Luh Wayanti)
Terpopuler
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- 5 Parfum Indomaret dengan Wangi Segar Tahan Lama, Cocok Dipakai saat Cuaca Panas
- 12 Promo Makanan Hari Kartini 2026, Diskon Melimpah untuk Rayakan Momen Spesial
Pilihan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
-
Garap Kasus Haji, KPK Panggil Ustaz Khalid Basalamah Hari Ini
-
Merantau ke Kota Kecil, Danu Tetap Sulit Cari Kerja: Sampai Melamar Pawang Satwa
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
Terkini
-
Terseret Kasus Korupsi Haji Gus Yaqut, Khalid Basalamah Ngaku Jadi Korban: Kami Sudah Bayar Hotel
-
PRT di Benhil Tewas Usai Lompat dari Lantai 4, Benarkah Karena Majikan Galak?
-
Guru Besar UGM Ingatkan Pemerintah Hati-hati soal Wacana Tarif Selat Malaka
-
Bulog Cetak Rekor Sepanjang Sejarah, Stok Beras Tembus 5 Juta Ton
-
Soroti Doxing dan Persekusi, Prof Ani: Rakyat Belum Bebas dari Rasa Takut
-
Menkeu Mau Pajaki Kapal Selat Malaka, TB Hasanuddin: Bisa Picu Konflik dan Boikot Internasional
-
Geger! 2 PRT di Benhil Nekat Terjun dari Lantai 4, Benarkah Karena Majikan Sadis?
-
GKR Hemas Raih KWP Award 2026: Budaya Bukan Cuma Warisan, Tapi Kekuatan Masa Depan
-
Kritik Penyangkalan Negara, Guru Besar UI Desak Pengakuan atas Tragedi Pemerkosaan Massal 1998
-
KPK Dinilai Lampaui Kewenangan Soal Batas Jabatan Ketum Parpol, DPR: Itu Ahistoris