Suara.com - Kepolisian Daerah Bali akan memeriksa saksi baru lagi dalam kasus pembunuhan Angeline (8). Saksi baru ini berkewarganegaraan Australia berinisial C dan diajukan oleh Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak.
"Apapun yang berkaitan dengan kasus pembunuhan ini akan kami telusuri. Rencananya P2TP2A hari ini katanya mau membawa saksi, dimana dia seorang WNA," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Bali Komisaris Besar Polisi Hery Wiyanto di Polda Bali, Denpasar, Selasa (7/7/2015).
Hery menambahkan polisi akan meminta keterangan siapapun yang sekiranya punya kaitan dengan kasus pembunuhan tersebut.
"Kita tidak boleh mengabaikan keterangan para saksi. Kalau kesaksiannya berkaitan dengan kasus pembunuhan ini maka kita akan ambil," ujarnya.
Saksi asal Australia tersebut, katanya, mengetahui adanya penggalangan dana untuk mencari Angeline ketika Angeline dilaporkan oleh keluarga angkatnya hilang.
Peran saksi ini, katanya, pernah membantu anak kandung Margaret, Yvonne Caroline Megawe, mencari dana.
Juru bicara sekaligus pendamping hukum P2TP2A Kota Denpasar Siti Sapurah mengatakan saksi berjenis kelamin lelaki tersebut akan dibawa ke polisi besok, Rabu (8/7/2015) jam 09.00 Wita.
"Besok dia akan kita bawa ke Polda. Dia ini juga merupakan saksi penting juga dalam kasus ini," kata Siti.
Pemeriksaan terhadap C dilakukan setelah polisi menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan di rumah Margaret, Jalan Sedap Malam 26, Denpasar. Sejauh ini, polisi masih belum bisa mengungkap siapa dalang pembunuhan tersebut karena tersangka Agus mengaku hanya disuruh Margaret membantu menguburkan jenazah Angeline.
Angeline diadopsi Margaret sejak umur tiga hari pada 2007. Sejak itu, Angeline belum pernah bertemu orangtua kandung, Hamidah dan Rosidik.
Dalam kasus Angeline, polisi sudah menetapkan dua orang menjadi tersangka kasus pembunuhan. Pertama, Agus, orang yang pernah menjadi pembantu Margaret dan kedua Margaret. Sebelumnya, Margaret juga sudah ditetapkan menjadi tersangka kasus penelantaran anak.
Bocah kelas 2-B di SDN 12 Kesiman, Sanur, Denpasar, sebelumnya dilaporkan orangtua angkatnya hilang pada Sabtu (16/5/2015).
Tapi ternyata, jasad Angeline ditemukan dalam kondisi terkubur di halaman belakang rumah Margaret, dekat kandang ayam, Rabu (10/6/2015).
Jenazah Angeline ditemukan dalam keadaan tertelungkup memeluk boneka barbie dan dibungkus kain sprei putih.
Dari hasil autopsi RS Sanglah, di lehernya ditemukan bekas jeratan dan banyak sekali tanda kekerasan akibat benda tumpul, bahkan sundutan rokok di tubuh bocah tersebut. Kekerasan yang diterima Angeline diduga sudah berlangsung lama.
Angeline juga menjadi korban perbuatan asusila yang dilakukan Agus. (Luh Wayanti)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir
-
Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk
-
Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa
-
Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu
-
12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang
-
Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati
-
Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah
-
Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu
-
Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend