Suara.com - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Cilacap mengimbau pemudik bersepeda motor yang melintas di jalur selatan Jawa Tengah untuk mewaspadai debu yang beterbangan karena arus mudik tahun ini berlangsung di tengah musim kemarau.
"Sesuai prakiraan, bulan Agustus merupakan puncak musim kemarau. Saat lebaran juga musim kemarau," kata Kepala Kelompok Teknisi Stasiun Meteorologi BMKG Cilacap Teguh Wardoyo di Cilacap, Selasa (7/7/2015).
Oleh karena itu, kata dia, pemudik bersepeda motor perlu mengantisipasi kondisi suhu udara yang dingin pada pagi hari serta debu yang banyak bermunculan pada siang hari karena musim kemarau telah berlangsung lama.
Ia memprakirakan kondisi suhu udara di wilayah Jateng selatan secara umum berlangsung kondusif dengan suhu minimum berkisar 21-22 derajat Celcius dan suhu maksimum 30-31 derajat Celcius.
"Kelembabannya rendah sehingga kondisinya kering," katanya.
Menurut dia, bulan Agustus juga merupakan puncak musim angin timuran sehingga angin kencang berpotensi terjadi di sepanjang jalur selatan Jateng. Angin yang bertiup di jalur selatan Jateng datang dari arah timur hingga tenggara.
"Saat puncak angin timuran, kecepatan angin yang biasanya maksimal 30 kilometer per jam, bisa meningkat hingga 35 kilometer per jam. Peningkatan kecepatan angin ini cenderung terjadi pada siang hingga sore hari," katanya.
Terkait hal itu, Teguh mengimbau pemudik bersepeda motor untuk tetap menjaga keseimbangan saat melintas di jalur selatan Jateng terutama yang berada di area persawahan dan pesisir pantai.
"Jangan lupa gunakan masker agar tidak menghirup debu," katanya. (Antara)
Berita Terkait
-
Arus Balik H+3, Pemudik Motor Mulai Serbu Jalur Pantura Menuju Jakarta
-
Didominasi Motor, Arus Mudik di Kalimalang Padat Merayap
-
Fokus Tekan Pemudik Motor, Kemenhub Ungkap Alasan Tak Ada Tiket Kereta Gratis
-
Ragam Pesan-pesan Lucu dan Mengharukan Pemudik Motor di Kalimalang
-
Pemudik Motor Padati Kalimalang
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
Tangis Sri Rahayu di Benhil: Tinggal Sejak 1980, Kini Digusur PAM Jaya Tanpa Kejelasan Rusun
-
Aturan Baru Selat Hormuz, Kapal Internasional Wajib Kantongi Persetujuan Tertulis dari Sini
-
Mayoritas Wilayah RI Diprediksi Alami Kemarau Lebih Kering dan Panjang Tahun Ini
-
Iran Wajibkan Izin Khusus Kapal yang Melintasi Selat Hormuz
-
Ironi Tuan Rumah Piala Dunia 2026 Saat Rakyat Meksiko Terhimpit Biaya Hidup
-
Apresiasi Daerah Berprestasi, Mendagri: Perlu Keseimbangan Pengawasan dan Insentif
-
Penjelasan PAM Jaya soal Penertiban 15 Rumah Dinas di Benhil
-
Ada 182 Laporan Dugaan Kekerasan Daycare Little Aresha, Puluhan Orang Tua Siap Tempuh Jalur Hukum
-
Laporan Warga Gambir Bongkar Jaringan Sabu 3 Kota, Polisi Tangkap 3 Tersangka!