Suara.com - Penyidik Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri menggeledah rumah AKBP Pentus Napitu (PN), tersangka tindak pidana korupsi dan pemerasan terhadap pengusaha hiburan, Selasa (7/7/2015).
Penggledahan dilakukan di Komplek Griya Agung Sentosa, Blok D I No 4, RT 05/04, Kelurahan Jatimurni, Kecamatan Pondok Melati, Bekasi.
Kepala Sub Direktorat II Tipikor Bareskrim Kombes Pol Djoko Purwanto mengatakan, penggeledahan untuk mencari alat bukti terkait pemerasan yang dilakukan tersangka.
"Penggeledahan ini untuk mencari bukti lainnya terkait kasus yang tengah disidik," kata Djoko saat dihubungi melalui sambungan telepon.
Djoko menuturkan, penggeledahan itu sudah berjalan sejak pukul 13.30 WIB dan masih berlangsung hingga kini.
Sementara itu, AKBP PN saat ini telah ditahan di penjara Bareskrim Polri. Sebelumnya yang bersangkutan diperiksa oleh Biro Pengamanan Internal (Paminal) Mabes Polri untuk menindak pelanggaran disiplin dan etiknya.
AKBP PN adalah perwira yang bertugas di Direktorat Narkoba Bareskrim Polri. Dia ditangkap Paminal Polri karena diduga melakukan pemerasan terhadap seorang bandar narkoba sekaligus pemilik diskotik di Bandung, Jawa Barat dengan modus penggerebekan dan temuan narkoba di lokasi hiburan tersebut.
Agar tidak diproses hukum, AKBP PN meminta uang sebesar Rp5 miliar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan