Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) meminta kepada seluruh Wali Kota, Lurah dan Camat bersiaga menjaga wilayahnya. Ini dilakukan selama wilayah itu ditingal warga yang mudik lebaran.
Salah satu yang menjadi perhatian yakni mengenai tempat kos yang kerap digunakan pendatang setelah libur lebaran. Hal itu disampaikan Ahok dalam pidatonya pada Apel Siaga dalam rangka menghadapi Arus Mudik dan Arus Balik Hari Raya Idul Fitri Tahun 2015 / 1436 H, di Lapangan IRTI Monas Jakarta Pusat, Rabu (8/7/2015).
"Menjelang lebaran, seluruh wali kota, camat, lurah mulai melihat lokasi tanah negara jalan inspeksi waduk yang dijadikan rumah petak kos-kosan," ujar Ahok.
Jika kedapatan ada tanah negara yang digunakan pendatang untuk dijadikan tempat selama berada di Jakarta, Ahok mengharapkan, para lurah untuk bisa bisa bekerjasama dengan Satpol PP untuk melakukan penertiban.
"Itu semua harus dibongkar (kalau ada tanah negara ditempatin) dan yang tinggal disana harus disuruh pulang. Itu yang membuat urbanisasi gampang di Jakarta," jelas Ahok.
"Yang di pinggir sungai mampu bayar kos murah harus dihentikan. Izin kos seperti itu harus dihentikan, tapi kalau mahasiswa pelajar di Jakarta jangan ditangkap, kalau mereka jelas karena saya pernah minta ditangkap akhirnya minta sogok juga kurang ajar. Waktu saya kuliah di sini tidak punya KTP mau ditangkap juga," Ahok menambahkan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
5 HP RAM 8 GB untuk Multitasking Lancar Harga Rp1 Jutaan Terbaik Februari 2026
-
Ivar Jenner Gabung Dewa United! Sudah Terbang ke Indonesia
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
Terkini
-
Sanksi Menanti! Mahasiswa UNISA Yogyakarta Pelaku Kekerasan Akhirnya Mengaku
-
Jokowi Solid Dukung Prabowo 2 Periode, Gibran Dinilai Lebih Matang untuk Maju Pilpres 2034
-
Pria 55 Tahun di Pasar Minggu Diduga Lecehkan Anak, Polisi Evakuasi dari Amukan Warga
-
Pengamat: Dasco Temani Prabowo saat Umumkan Kabinet Jadi Simbol Partisipasi Rakyat
-
Skandal Narkoba Polres Bima: Kasatresnarkoba AKP Malaungi Diperiksa Terkait Jaringan Bripka Karol
-
Menteri PPPA Pastikan Tak Ada Kekerasan Fisik pada YBR di Ngada, Dugaan Kekerasan Psikis Didalami
-
Dikendalikan Napi Cipinang, Bareskrim Tangkap Aloy Terkait Peredaran Vape Etomidate
-
Menteri PPPA Akui Kelalaian Negara, Kasus Siswa SD NTT Bukti Perlindungan Anak Belum Sempurna!
-
FPIR Desak Menhan Fokus Pada Ancaman Nyata Kedaulatan Negara: Jangan Terseret Isu di Luar Tugas
-
Pemprov DKI Siapkan 20 Armada Transjabodetabek Blok M-Badara Soetta, Tarif Mulai dari Rp2.000