Suara.com - Sejumlah tempat penginapan hotel dan resort di Kota Bulawayo dan Harare, Zimbabwe, ketahuan sengaja menjual aktivitas video aktivitas ‘bercinta’ para tamunya yang direkam secara sembunyi-sembunyi.
Aksi bejat itu ketahuan dari pengakuan salah seorang pekerja di resort dua kota itu kepada myzimbabwe.co.zw, seperti dilansir pada Rabu (8/7/2015).
Aktivitas merekam adegan seks para tamu bukan hanya dilakukan oleh para pondokan mewah di Harare, tapi juga menyebar hingga penginapan berbiaya murah di pinggiran Bulawayo.
“Idenya muncul dari pengusaha asal Nigeria yang sengaja memasang peralatan kamera di dalam kamar dan merekam adegan yang tidak diketahui para tamu,” kata bekas pekerja tersebut yang tdiak disebutkan namanya.
Dia juga mengungkapkan, dalam beberapa kasus, para pemilik penginapan bahkan adayang tidak mengetahui keberadaan kamera yang dipasang oleh para pengusaha atau orang asal Nigeria yang bekerja di resort.
Mereka juga membeli rekaman adegan seks tamu penginapan itu seharga 1.000 dolar Amerika untuk rekaman selama seminggu.
Gilanya, motif rekaman adegan seks ini juga melibatkan para pekerja seks komersial yang sengaja membawa tamu ke pondokan tertentu yang dipasangi kamera.
Bulawayo sendiri dikenal sebagai kota tempat tujuan wisata yang terkenal dengan taman indah dan arsitek kolonial.
Jadi peringatan buat Anda agar selalu berhati-hati jika hendak bepergian ke tempat penginapan dan selalu memastikan agar ruangan aman dari penyadapan jika sedang bersama pasangan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara