Suara.com - Tersangka pelaku pembunuhan Engeline Margriet Megawe (Angeline), Agustinus Tay Hamdani menjalani tes psikologi selama lebih dari dua jam di Mapolda Bali.
Haposan Sihombing salah satu kuasa Agus mengatakan, Agus menjalani tes psikologi mulai pukul 12.30 WITA hingga pukul 15.00 WITA.
"Tesnya hanya masalah kejiwaan dan pribadi dari tersangka saja,” jelasnya, di Denpasar, Kamis (9/7/2015).
Hasil dari tes psikologi nantinya akan dimasukkan dalam resume Berita Acara Pemeriksaan (BAP) dan hasilnya akan dilaporkan kepada penyidik.
"Setelah dilaporkan kepada penyidik naninya akan diserahkan kepada pihak pengadilan. Bila diperlukan para psikolog itu nantinya juga akan dihadirkan kedalam sidang," jelasnya.
Sebagai pengacara tersangka, Haposan mengaku tidak mengetahui materi tes psikologi.
"Sepertinya tesnya sama saja kayak tes-tes psikologi lainnya. Tesnya ini secara tertulis, jawabannya juga tertulis," katanya.
Untuk sementara ini tes psikolog Agus dihentikan dan dilanjutkan besok.
"Tadi petugasnya ada yang mau ijin sembahyang, maka dari itu tesnya dihentikan sementara. Besok akan disambung lagi, untuk jamnya kami belum tahu," terangnya. (Luh Wayanti)
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan