Suara.com - Massa dari sejumlah ormas islam unjuk rasa di depan gedung Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jalan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (10/7/2015) siang. Ini aksi peringatan Hari Al -Quds.
"Ini dari seluruh ormas yang cinta sama Palestina. Diperingatkan sebagai bentuk dukungan untuk rakyat Palestina, Ini bukan hanya diperingati di Indonesia. Tapi seluruh dunia juga memperingatinya," kata kordinator aksi dari ormas Al-Muntazar, Edi.
Di depan kantor kedubes, mereka berorasi sambil mengibarkan bendera Palestina.
Mereka meminta pemerintah peka terhadap penderitaan bangsa Palestina.
"Kita sih nggak muluk-muluk, mereka juga nggak minta banyak, minta diperhatikan juga. Indonesia kan pas baru-baru merdeka Palestina juga yang mendukung," katanya.
Setelah melakukan aksi di depan gedung Kedubes Amerika, demonstran bergerak menuju ke Bundaran Hotel Indonesia.
"Ini acara dari jam dua, terus mau ke HI, kira-kita selesai sore," kata Edi.
Hari Al Quds atau Yaumul Quds diperingati sebagai bentuk solidarias untuk pembebasan bangsa Palestina dari penjajahan bangsa zionis. Hari Al-Quds pertama kali dicetuskan oleh mendiang Imam Ruhullah Komeini pada tahun 1979. Hari Al-Quds Internasional juga disebut dengan Hari Wahdat atau Hari Persatuan yang ditujukan bagi semua manusia yang menginginkan kebebasan, kehormatan serta lepas dari kungkungan kekuatan kolonialisme dan imperialisme.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Segera Hadir, Film Sekolah Rakyat Angkat Kisah Dramatis dari Kehidupan Nyata
-
SDA Terus Dicuri, Prabowo: TNI AL dan Bea Cukai Sudah Dikerahkan, Masih Saja Bocor!
-
Rugi Terus, Prabowo Bakal Tutup 800 Perusahaan Pelat Merah untuk Berhemat
-
Jakarta Darurat Kabel Semrawut: Pelajar Tewas, Perda Mangkrak, Legislator Tuntut Sanksi Operator
-
UU Peradilan Militer Jadi Tameng Impunitas TNI! Aktivis Desak Reformasi Total
-
Kapolri Buka Suara Usai Roy Suryo dan dr Tifa Tak Ditahan: Itu Kewenangan Kejaksaan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
Terekam CCTV, Detik-detik Pasutri di Duren Sawit Gasak Motor Sambil Bawa Anak
-
MBG Disetop Saat Libur Sekolah, BGN Disomasi: Ibu Hamil dan Balita Tetap Butuh Nutrisi!
-
Dua Calon Pengelola KDMP Meninggal saat Ikut Latihan Militer