Suara.com - Perdana Menteri Yunani Alexis Tsipras mendesak parlemen menyetujui pengajuan utang baru untuk menyelamatkan negara. Ini dikatakan Sabtu (11/7/2015) pagi di depan parlemen.
Tsipras mengatakan pengajuan utang ini disebut sebagai paket reformasi yang ditawarkan kreditur. Sebelumnya Yunani mengajukan pinjaman 53,5 miliar euro atau setara dengan Rp796,7 triliun.
"Ini adalah pilihan yang bertanggungjawab sebacara nasional. Kami memiliki tugas nasional untuk menjaga warga kita agar tetap hidup. Kita akan berhasil tidak hanya untuk tetap di Eropa, tetapi untuk hidup rakyat martabat dan kebanggaan," kata Tsipras.
Yunani meminta kreditur internasional memberikan pendanaan selama 3 tahun. Termasuk keringanan utang dan paket investasi 35 miliar euro secara terpisah.
Untuk mendapatkan utang baru itu, Yunani pun sudah menyetujui melakukan penghematan. Namun Tsipras menyerah pada tuntutan kreditur untuk menaikan pajak dan privatisasi aset.
Sabtu pagi ini sebanyak 19 menteri dari zona euro akan bertemu. Mereka akan memutuskan pemberian utang ke Yunani. Pertemuan dilakukan di Brussel. (AFP)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan
-
Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka