Suara.com - Sebanyak 20 korban kebakaran pabrik PT Mandom di Kawasan Industri MM 2100 Cibitung, Jawa Barat, dirujuk ke RSCM Jakarta Pusat, Jumat (10/7/2015). Mereka langsung dirawat Intensive Care Unit(ICU) karena kondisinya yang harus segera ditangani dan harus dirawat secara intensif.
Dirujuknya 20 korban tersebut, diiringi oleh kedatangan para keluarga, sahabat, dan teman mereka untuk memastikan siapa saja yang menjadi korban dalam kebakaran yang diduga karena ledakan tabung gas tersebut.
Hingga siang ini keluarga korban terus mendatangi Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo untuk memastikan dan melihat kondisi keluarga mereka.
Salah satunya Yani. Dia bersama dengan kelima temannya menjenguk rekan-rekan mereka yang menjadi korban kebakaran tersebut. Tak banyak kata yang disampaikan. Saat Yani melihat sejumlah nama yang terdaftar di sebuah papan putih, airmatanya jatuh.
"Ya Allah, Nurul, Eko, Umi, semuanya kena," kata Yani sambil menangis meninggalkan papan daftar nama di depan Ruangan UGD RSCM Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (11/7/2015).
Dia sempat menuturkan bahwa dirinya adalah rekan kerja satu pabrik yang berlokasi di Cibitung tersebut. Dia hanya berharap teman-temannya lekas kembali pulih.
"Ini teman kita semua, kita satu pabrik di Cibitung, semoga cepat sembuh," kata Yani.
Sementara pihak RSCM sendiri hingga saat ini belum memberikan keterangan apa pun terkait kondisi para korban kebakaran yang ditangani.
Seperti diketahui, jumlah yang tewas dalam kebakaran itu sebanyak lima orang dan sudah dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramatjati. Sementara korban luka bakar berjumlah 57 orang.
Korban luka bakar itu dirawat di beberapa rumah sakit. Sebanyak 20 orang dirawat di RSCM, 20 orang lainnya dirawat di Rumah Sakit Hermina Grand Wisata Bekasi. Lalu ada 2 orang di RSPP Pertamina, sebanyak 5 orang dirawat di Rumah Sakit Mitra Keluarga Bekasi Timur dan sebanyak 8 orang di Rumah Sakit Permata Bekasi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Dapat Status Pegawai BUMN, Apa Saja Tugas Manajer Koperasi Merah Putih?
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
-
Aktivis Kecam Klaim DPR, Sebut Visum Gratis Bagi Korban Kekerasan Seksual Adalah Mandat UU
-
TB Hasanuddin Sentil Menhan dan Menlu Jarang Rapat di Komisi I: Kami Merasa Tertutup untuk Diskusi!
-
Megawati Kritik Lemhannas: Jangan Dipersempit Hanya Jadi Lembaga Pencetak Sertifikat
-
Aktivis KontraS Disiram Air Keras, TB Hasanuddin: Momentum Revisi UU Peradilan Militer
-
Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi di Papua Imbas 12 Warga Sipil Meninggal
-
Warga Lebanon Pulang di Tengah Gencatan Senjata Rapuh, Serangan Israel Masih Terjadi
-
Geram! JK Ungkit Jasa Bawa Jokowi dari Solo ke Jakarta: Kasih Tahu Semua Sama Termul-termul Itu
-
Minta Jokowi Perlihatkan Ijazah, JK: Saya Tidak Melawan, Saya Senior yang Menasihati
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!