Suara.com - Sepekan menjelang lebaran, jalur Puncak-Cianjur, Jawa Barat, mulai ramai dipadati kendaraan pemudik. Sabtu (11/7/2015) jenis roda dua dengan jumlah yang cukup tinggi setiap menitnya.
Pantauan di jalur Puncak-Cianjur, ratusan kendaraan roda dua dengan ciri khas mudik terlihat meningkat menjelang sore hingga dini hari. Sebagian besar pemudik bergerak secara berkelompok dengan tujuan berbagai wilayah di Jawa Barat, Jawa Tengah hingga Jawa Timur.
"Kami hendak pulang ke Pekalongan dan beberapa orang teman ada yang mudik ke Garut, Tasik dan Banjar. Karena satu tempat kerja kami setiap tahunnya mudik bersama-sama, untuk tahun ini jumlah rombongan mencapai 123 sepeda motor," kata Adhi Supriyadi (39) pemudik dengan tujuan Pekalongan.
Dia menuturkan, setiap tahun tepatnya menjelang Lebaran, perusahaan tempatnya bekerja telah meliburkan karyawan seminggu menjelang dan kembali masuk hari ketiga setelah hari raya. Sehingga mereka memilih mudik mengunakan sepeda motor, selain menghindari macet, dapat leluasa ketika hendak kembali keperantauan.
"Ada juga yang punya mobil, tapi setiap tahun sudah biasa pakai motor ya mudiknya pasti pakai motor, biasanya mobil sudah berangkat dua minggu sebelum mudik ke kampung halamannya masing-masing," katanya.
Sementara meningkatnya kendaraan dengan ciri khas mudik jenis roda empat, ungkap sejumlah petugas di pos pam di Jalur Puncak hingga Citarum, mulai terlihat meningkat sejak dua hari terkahir, tepatnya ketika dini hari menjelang.
Meskipun jumlahnya masih dalam hitungan jari, namun petugas memperkirakan volume kendaraan pemudik akan meningkat Minggu dini haru.
"Sudah cukup meningkat dibandingkan hari sebelumnya. Jumlah kendaraan roda empat dengan ciri khas mudik, terlihat bergerombol menjelang dini hari menuju arah Bandung," kata Asep petugas di pos Pam Citarum.
Dia menuturkan, untuk memberikan pelayan bagi pemudik yang melintas pihaknya menyiapkan tempat istirahat bagi pemudik yang membutuhkan, terutama pemudik dengan kendaraan roda dua.
"Selain di Pos Pam, masing-masing polsek di jalur utama Puncak-Cianjur, menyediakan tempat yang sama, agar pemudik tidak kesulitan mencari tempat istirahat sebelum melanjutkan kembali perjalanan," katanya. (Antara)
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 5 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp200 Ribuan
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Skandal Riset Palsu di Denmark, Gelar Akademik 3 WNI Bakal Dicabut?
-
Si Doel Janji Cari Dana Demi RT Canggih di Gandaria: Kalau Belum Ada, Kita Pikirin
-
Katanya Mau Damai, AS Kembali Serang Iran Kirim Jet Tempur
-
Masjid Al Ikhlas Riverwalk Island Sebar Daging Kurban ke 2.000 Orang, Ini Skemanya
-
Heboh Peneliti Indonesia Diduga Palsukan Riset di Denmark, Begini Respons Menteri Dikti
-
AI Jadi Alat Tipu Peneliti WNI di Denmark, Dipicu Pencitraan dan Jalan-jalan Gratis
-
Alarm Bahaya Wabah Ebola, IPMG Percepat Transfer Riset Farmasi di Indonesia
-
MK Ancam Coret Parpol Tanpa 30% Caleg Perempuan, Demokrat Tak Gentar
-
AHY: Perjuangan Demokrat Bukan Cuma Bagi-bagi Kurban, Tapi Kebijakan Pro-Rakyat
-
Berani! Prancis Gugat Israel karena Siksa Aktivis Global Sumud Flotilla