Suara.com - PT Angkutan Sungai Danau Penyeberangan (ASDP) Cabang Ferry Merak, Kota Cilegon, Banten, mengingatkan pemudik yang hendak menyeberang menuju Pelabuhan Bakauheni, Lampung sebaiknya berangkat pada siang hari guna menghindari penumpukan penumpang dan antrean kendaraan.
"Kami menjamin menyeberang siang hari lancar juga terhindar dari kejahatan," kata Bagian Humas PT ASDP Cabang Ferry Merak Mario Sardadi Oetomo di Pelahunan Feri Merak, Minggu (12/7/2015)
Menurut dia, pengalaman tahun-tahun lalu para pemudik membeludak hingga terjadi penumpukan penumpang dan kendaraan saat menyeberang ke Pelabuhan Bakauheni, Lampung di malam atau dini hari.
Kebanyakan pemudik berangkat malam hari itu dengan alasan cuaca dingin dan tidak panas.
Untuk menghindari kepadatan penumpukan penumpang pejalan kaki maupun penumpang di atas kendaraan sebaiknya berangkat siang hari.
Penyeberangan siang hari tentu sangat menguntungkan, selain terhindar kemacetan juga tarifnya relatif murah.
PT ASDP Merak akan memberlakukan penerapan kenaikan tarif pada malam hari dinilai lebih mahal dibandingkan siang hari. Penerapan tarif ini pada H-3 lebaran untuk mengurai kepadatan pemudik pada malam hari.
"Perbedaan tarif itu lebih mahal pada malam hari dengan kenaikan 100 persen dibanding tiket siang hari," ujarnya.
Ia menyebutkan, saat ini memasuki H-5 lebaran kondisi penyeberangan Pelabuhan Merak-Bakauheni mengalami kenaikan penumpang/muatan dibandingkan sebelumnya, H-6.
Kemungkinan kenaikan penumpang sekitar 30 persen baik penumpang pejalan kaki maupun mereka yang menumpang di atas kendaraan. Meskipun terjadi peningkatan pemudik, tetapi arus kendaraan berjalan lancar.
Seluruh kendaraan yang masuk ke dermaga langsung naik ke atas kapal untuk diseberangkan ke Bakauheni, Lampung.
"Kami minta pemudik dapat menaati imbauan menyeberang siang hari itu guna kelancaran lalu lintas di Pelabuhan Merak," ujarnya. (Antara)
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
Pilihan
-
Tragedi Gas Maut di TB Simatupang: 4 Nyawa Melayang dalam Toren, Proyek 8 Lantai Kini Senyap
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
Terkini
-
Jangan Tergiur Jalur Cepat! Ini Risiko Fatal Berhaji Pakai Visa Ziarah
-
Buntut 72 Siswa Diduga Keracunan, BGN Stop Operasional SPPG Pondok Kelapa Tanpa Batas Waktu
-
Tragedi Jembatan B1 Iran: Jumlah Korban Jiwa Serangan AS-Israel Kini Capai 13 Jiwa
-
3 Personel UNIFIL RI Terluka Lagi di Lebanon, Kemlu: Serangan Berulang Ini Tidak Dapat Diterima!
-
Mendagri Tito Kerahkan Praja IPDN, Percepat Pemulihan Permukiman Terdampak Bencana
-
Wujudkan Jakarta Terintegrasi, Pramono Wajibkan Gedung di Atas 4 Lantai Koneksi CCTV ke Pemprov
-
Ditetapkan Sebagai Tersangka, Dittipideksus Bareskrim Cekal Founder PT DSI
-
Tragedi Gas Maut di TB Simatupang: 4 Nyawa Melayang dalam Toren, Proyek 8 Lantai Kini Senyap
-
Mediasi Buntu, Iran Tolak Mentah-mentah Tawaran Gencatan Senjata AS
-
Jenguk 72 Siswa di Jaktim yang Keracunan Makanan, Pramono: Kondisinya Mulai Stabil