Suara.com - Kini, Raihan Firmansyah (7) menjadi anak yatim piatu.
Pagi tadi, kedua orangtuanya: Firmansyah alias Cecep (31) dan Meisari (26), serta adik Raihan bernama Putri Firmansyah (5) dan Muhammad Faqih Firmansyah (2), meninggal dunia setelah sepeda motor yang mereka tunggangi dihajar kereta api di perlintasan Kalideres, Jakarta Barat.
"Anak pertamanya, Raihan Firmansyah, dia memang ikut kakak suami sejak dulu. Dia diadopsi karena sakit," kata Paman Meisari, Rahmat, di RSCM, Jakarta Pusat.
Saat kejadian, kata Rahmat, Raihan tidak ikut orangtua dan adik-adiknya pergi untuk halal bihalal ke ke rumah kerabat di daerah Poris sehingga dia selamat dari maut.
Malam ini, empat jenazah tersebut akan langsung dimakamkan TPU Tegal Alur, Kamal, Jakarta Barat.
Sebelum dimakamkan, dari RSCM, keempat jenazah akan disemayamkan dulu di rumah duka Jalan Kebon 200, RT 7/2, Kelurahan Kamal, Kalideres.
Rahmat bercerita sebelum bisa membawa pulang keempat jenazah, siang tadi dia sempat bolak balik ke RSCM.
"Tadi siang sempet ke sini, gara-gara masalah administrasi yang kurang dan masalah visum. Soalnya, keluarga tidak ingin divisum," kata Rahmat.
Setelah semua persyaratan administrasi selesai, jenazah boleh dibawa plang.
Sebelumnya, Kapolsek Kalideres Kompol Dermawan Karo Sekali mengatakan kecelakaan yang terjadi sekitar jam 08.00 WIB bermula ketika Firmansyah mengendarai sepeda motor Yamaha RX King warna hitam tahun 1980 nomor polisi B 6352 ZX dengan memboncengkan istri serta dua anak. Ketika sepeda motor yang dibawa Cecep hendak melintas di pintu perlintasan, pada saat bersamaan kereta api melintas.
"Perlintasan TKP hanya palang pintu bambu hasil swadaya masyarakat, di hari-hari biasa dijaga masyarakat. Tapi hari ini berhubung semua warga Salat Ied, jadi perintasan itu tidak ada yang jaga. Saat kejadian, situasinya memang sepi," kata Dermawan.
Saat kejadian, kata Dermawan, ada saksi yang melihat peristiwa yang menimpa warga Kebun 200 itu. Saksi tersebut kemudian melapor kepada kantor polisi.
Setelah mendapatkan laporan, anggota polisi mendatangi tempat kejadian perkara.
Jenazah satu keluarga tersebut kemudian dievakuasi ke RSCM.
Terkait dengan kondisi perlintasan kereta api yang hanya memakai palang pintu seadanya, Dermawan mengatakan akan segera berkoordinasi dengan PT. KAI untuk menanganinya.
"Nanti kami akan koordinasi dengan KAI agar dibuat palang pintu permanen," kata dia.
Berita Terkait
-
Ini Perbincangan Terakhir Sebelum Sekeluarga Tewas Ditabrak KA
-
Sekeluarga Ditabrak KA, Polisi Sempat Bingung Identitas Korban
-
Sekeluarga Tewas Ditabrak KA, Paman Awalnya Tak Percaya
-
Suasana Haru Saat Penjemputan Sekeluarga yang Tewas Ditabrak KA
-
Keluarga Dalam Perjalanan ke RSCM Jemput Jenazah Korban Tabrak KA
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123