Suara.com - Pelabuhan Merak, Cilegon, Banten, dipadati pemudik dari Pulau Sumatera yang akan kembali ke daerah masing-masing di berbagai daerah di Pulau Jawa pada H+5, Rabu pagi (22/7/2015).
Ribuan pemudik arus balik yang turun dari kapal melalui Pelabuhan Merak padat, baik penumpang pejalan kaki maupun penumpang pejalan di atas kendaraan.
Kepadatan Pelabuhan Merak terlihat antrean penumpang pejalan kaki memadati gang lajur menuju Terminal Terpadu Merak (TTM).
Begitu pula antrean kendaraan di lima dermaga hingga menimbulkan kemacetan akibat membludaknya angkutan yang turun dari kapal.
"Kami prediksikan arus balik memadati Pelabuhan Merak hingga malam hari," kata Humas PT ASDP Merak Mario Sardado Oetomo di Merak.
Dia mengatakan, saat ini pemudik arus balik dari Pulau Sumatera terus berdatangan karena instansi pemerintahan, perusahaan swasta dan BUMN sudah kembali masuk kerja.
Lonjakan pemudik arus balik akan terjadi siang sampai sore hari hingga mencapai di atas 20.000 penumpang.
Sebab mereka para pemudik lebih memilih berangkat pada siang atau sore hari tiba di Pelabuhan Merak.
"Saya kira tentu berbeda dengan arus mudik yang umumnya berangkat pada malam hari," katanya.
Menurut dia, ASDP Merak hingga kini tetap mengoperasikan sebanyak 27 kapal Ro-Ro,termasuk tiga kapal berkapasitas besar yang bisa menampung ribuan penumpang.
Dari 27 kapal itu ditargetkan perjalanan di atas 95 trip juga kegiatan bongkar muat dipercepat menjadi 60 menit dari sebelumnya antara 4-5 jam.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
KPK Cecar Yaqut soal Barang Bukti Kasus Korupsi Haji yang Telah Dikumpulkan Penyidik
-
Sekolah Rakyat Jadi Harapan Baru Anak Miskin, Wamensos: Presiden Jalankan Amanat Konstitusi
-
Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta
-
Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Metromini dan Kopaja Sudah Pergi, tapi Jakarta Belum Selesai Merindukannya
-
Sembunyi di Kawasan Elit Bangkok, Istri Frans Antoni Ikut Terseret Jaringan Fredy Pratama
-
Jejak Perjuangan Riyan Hidayat: Dari Kebun Kopi Perbatasan Hingga ke Panggung Kepemimpinan Nasional
-
Mendagri dan Menteri ATR/BPN Terbitkan SEB untuk Perkuat Perlindungan Lahan Pertanian Pangan
-
Penandatanganan SKB Kemendagri & Menteri PKP Perkuat Peran Pemda dalam Program 3 Juta Rumah