Suara.com - Polisi menduga jika pelaku penculikan Sintya Hermawan (6) menggunakan ilmu gendam. Pasalnya, dalam rekaman Closed Ciruit Television (CCTV) di Pusat Grosir Cililitan (PGC), bocah perempuan tersebut nampak tidak gusar saat didekati, hingga digandeng pelaku keluar mal tersebut.
"Nurut saja anaknya. Maka dari itu, (kami) menduga modus-modus seperti gendam. Ini sedang kita dalami," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes M Iqbal, kepada wartawan, Rabu (22/7/2015).
Terlebih lagi, kata Iqbal, karena berdasarkan pengakuan Sintya, dirinya juga tidak mengenal sama sekali pelaku tersebut.
"Kita mendapatkan keterangan dari korban, dia tidak kenal sama sekali," katanya.
Saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan mendalam untuk menemukan identitas pelaku. Iqbal pun mengimbau kepada masyarakat agar segera melaporkan jika mengetahui keberadaan pelaku.
"Kita juga minta masyarakat untuk membantu, apabila ada yang melihat dan menemukan orang tersebut. Saya kira sudah familiar semua, di media-media sudah ada. Tolong hubungi kami segera," katanya.
Diberitakan sebelumnya, Sintya Hermawan alias Tia dilaporkan hilang saat berada di PGC, Sabtu (18/7), sekitar pukul 17.00 WIB. Ketika itu, Tia mengenakan rok dan baju gelap. Dia memang diajak orangtuanya untuk menemani berjualan aksesoris telepon genggam di lantai 3 PGC itu.
Hingga akhirnya, Tia ditemukan dan diantar taksi dari Bekasi Barat menuju PGC. Dari PGC, Tia lantas minta diantar ke rumahnya di kawasan Batu Ampar, Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (21/7) kemarin.
Terpopuler
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 6 HP Realme Kamera Bagus dan RAM Besar, Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan
- Cushion Apa yang Tahan 12 Jam Tanpa Luntur? Ini 4 Pilihan Terbaiknya
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
Terkini
-
Sebut Istana Alergi Pengamat, Prof. Henri Subiakto Singgung Bahaya Budaya ABS di Lingkaran Prabowo
-
Beri Arahan ke Ketua DPRD se-Indonesia, Prabowo: Saya Ingin Bicara Apa Adanya dari Hati ke Hati
-
Sosok Steven Garcia: Hilang Misterius, Disebut Punya Akses ke Fasilitas Nuklir Rahasia
-
Kawal Dunia Santri, Fraksi PKB DPR RI Sabet Penghargaan 'Peduli Pesantren'
-
Hasto PDIP: Dukung Palestina Bukan Sekadar Politik, Tapi Mandat Hukum Semangat Bandung
-
Hampir Tiga Tahun Genosida di Palestina oleh Israel, Berapa Korbannya?
-
11 Ilmuwan Nuklir AS, Termasuk Penemu Antigravitasi, Tewas dan Hilang Misterius
-
Gudang Pangan Ilegal di Pontianak Diobrak-abrik Bareskrim, 23 Ton Bawang Disita
-
Gencar Lontarkan Isu Ketahanan Pangan, Firman Soebagyo Raih KWP Award 2026
-
Singgung Kritik Dibalas Laporan Polisi, Hasto PDIP: RI Dibangun Atas Dialektika, Bukan Bungkam Suara