Suara.com - Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan mengatakan bahwa PAN merupakan partai yang terbuka. Menurutnya, PAN tidak memandang kadernya dari mana atau dari kalangan apa.
"PAN ini merupakan partai yang terbuka, tidak memandang dari mana dia atau kalangan apa. Yang paling penting bagi kami bahwa semua pengurus PAN harus berwawasan kebangsaan," kata Zulkifli kepada wartawan, di kantor DPP PAN di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (23/7/2015).
Zulkifli juga mengatakan bahwa PAN merupakan partai yang berazaskan kepada UUD 1945. Oleh karena itu menurutnya, PAN wajib mengemban amanat bangsa. Dia pun menambahkan bahwa sekarang PAN akan lebih mengembangkan politik yang beretika demi memajukan Indonesia.
"PAN ked epannya juga akan lebih mengembangkan cara berpolitik yang beretika, berpolitik dengan cara yang tidak gaduh," ujarnya.
Lebih jauh, Zulkifli mengatakan bahwa para pejabat dan pimpinan daerah yang berasal dari PAN, bukanlah menjadi pemimpin kelompoknya saja. Semua kader PAN menurutnya harus menjadi pemimpin bagi seluruh rakyat.
"Para pejabat, kepala daerah dari PAN, juga harus bisa jadi pemimpin seluruh rakyatnya, bukan jadi pemimpin kelompok saja. Mereka harus bisa memimpin semua, termasuk kelompok yang tidak memilih dia saat Pemilu," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kapolri Minta Jajaran Polri Perkuat Sinergi dengan APH Hadapi Dinamika Global
-
Viral Aksi Bejat Pria Rekam Rok Penumpang dari Kolong Peron Stasiun Kebayoran, Polisi Buru Pelaku
-
Cari Keadilan! Keluarga Korban Kekerasan TNI Serahkan Kesimpulan Gugatan UU Peradilan Militer ke MK
-
Orang Dekat Bobby Nasution Diperiksa KPK dalam Kasus Dugaan Suap Proyek PUPR Sumut
-
Kemendagri Perluas Pemanfaatan IKD, Ratusan Ribu Warga Akses Layanan Tanpa Fotokopi KTP
-
Berapa Harga Tiket Kapal Pesiar MV Hondius? Liburan Mewah Berujung Infeksi Hantavirus Mematikan
-
Membedah Pola Pikir Anggota BAIS TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus
-
Terdakwa Kasus Pemerasan K3 Klaim Dapat Surat Kaleng, Apa Isinya?
-
Kapolri Bakal Lakukan Revisi Perkap Hingga Perpol Usai Terbitnya Rekomendasi KPRP
-
Sidang Kasus Andrie Yunus, Eks Kepala BAIS: Kalau Dipaksa ke Peradilan Umum Bisa Berujung Impunitas