Suara.com - Aktivis Indonesia Corruption Watch Emerson Yuntho dan Adnan Topan Husodo memenuhi panggilan penyidik Badan Reserse Kriminal Polri, Senin (27/7/2015). Keduanya akan diperiksa sebagai saksi kasus dugaan pencemaran nama baik yang diadukan oleh pakar hukum pidana Universitas Padjajaran, Romli Atmasasmita.
"Kami datang ke Bareskrim untuk memenuhi panggilan penyidik. Ini sebagai bentuk dari penghormatan pada hukum," kata Febionesta, koordinator tim kuasa hukum Emerson dan Adnan di Bareskrim.
Untuk saat ini, Febionesta mengaku belum mengetahui materi pemeriksaan terhadap Emerson dan Adnan. Ia berjanji menyampaikan setelah pemeriksaan selesai.
Febionesta meminta penyidik Bareskrim tetap menghormati proses penyelesaian masalah dugaan pencemaran nama baik di media massa melalui Dewan Pers.
"Penyidik harus menghormati proses yang dijalankan oleh Dewan Pers dan pemeriksaan etik pers (sejumlah media massa yang memuat pernyataan kedua aktivis ICW)," katanya.
"Kami belum mendapatkan update dari Dewan Pers dan kami berharap Dewan Pers sudah dapat langsung berkoordinasi dengan penyidik," dia menambahkan.
Romly, pada 21 Mei 2015, mengadukan Emerson dan Adnan serta mantan penasihat KPK Said Zainal Abidin ke Bareskrim Polri.
Romly menganggap pernyataan merka di sejumlah media massa telah mencemarkan namanya.
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026
- 4 SMA di Banten Terpilih Jadi Sekolah Unggul Garuda 2026, Ini Daftarnya
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
Pilihan
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
Terkini
-
PSI: Kunjungan Jokowi ke Daerah Bukan Safari Politik, Tapi Memenuhi Undangan
-
1 Warga Tewas Akibat Gempa M6,7 di Sulawesi Tengah, 312 Jiwa Terdampak
-
Apakah 'Nyanyian' Sony Sonjaya Bisa Jadi Kunci Bongkar Akar Korupsi MBG?
-
BEM Bersatu Tuding Ada Sosok Eks Petinggi Militer di Balik Aksi Demo Mahasiswa Tolak MBG
-
Guntur Romli Cium Motif Lain BEM Bersatu: Dari Mana Dana Bikin Konferensi Pers?
-
Gus Ipul: Prof Nasar Jadi Salah Satu Figur Kuat untuk Ketua Umum PBNU
-
Wamendagri Ribka Haluk Dorong Penyelesaian RAP Dana Otsus Tambahan & DTI Tahun 2026
-
BEM Bersatu Ungkap Fortuner Tyo Ardianto Atas Nama Adik Jenderal, Gerakan Mahasiswa Disusupi?
-
BEM Bersatu Tuding Ada Intervensi Politik di Balik Aksi Tolak MBG, Guntur Romli: Cocokologi
-
Puluhan Ribu Jemaah Bakal Padati Monas, Jakarta Gelar Haul Akbar Ulama Betawi Terbesar