Suara.com - Salah satu mahasiswa Program Studi Jepang Universitas Indonesia (UI), Mira Ayu Priscila, yang menjadi satu-satunya korban selamat atas kecelakaan maut di Tol Cikopo-Palimanan meninggal dunia pukul 15.20 WIB, Senin (27/7/2015).
"Tadi sore saya diinformasikan dari pihak keluarga bahwa Mira telah tiada, kemudian saya konfirmasi ke pihak RS tempat dia dirawat, dan ternyata kabar duka itu benar," kata Ketua Himpunan Mahasiswa Japanologi (Himaja) FIB UI Prayoga saat dihubungi di Jakarta
Yoga mengatakan saat ini belum ada informasi terbaru dari pihak keluarga mengenai waktu pemakaman jenazah Mira. Menurut rencana, Mira akan dimakamkan di Ponorogo, Jawa Timur berdekatan dengan orangtua dan kedua adiknya yang lebih dulu dikebumikan pada Minggu (27/7/2015) pagi.
Mira sempat berjuang selama tiga hari di Rumah Sakit Sumber Waras, Cirebon, Jawa Barat, setelah mobil Kijang Innova yang ditumpangi keluarganya bertabrakan dengan bus Setia Negara pada Jumat (24/7) malam di Tol Cipali menuju Jakarta.
Kecelakaan tersebut merenggut nyawa tujuh anggota keluarga, termasuk orangtua dan kedua adik Mira. Sementara mahasiswa Jepang angkatan 2010 tersebut selamat dalam keadaan kritis.
Di mata teman-temannya, Mira dikenal sebagai orang yang jujur, aktif di acara kampus dan kreatif dalam membuat kerajinan tangan, seperti asesoris.
"Di acara prodi kami, Gelar Jepang, Mira seharusnya mengisi bazar dengan memamerkan asesoris buatannya di hari ketiga acara pada 9 Agustus mendatang," kata Yoga. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga