Suara.com - Salah satu mahasiswa Program Studi Jepang Universitas Indonesia (UI), Mira Ayu Priscila, masih dalam keadaan kritis setelah kecelakaan maut yang terjadi di Tol Cikopo-Palimanan menuju Jakarta menimpa keluarganya.
"Kecelakaan tersebut menimpa dua keluarga dengan rincian korban tujuh orang meninggal dan hanya satu yang selamat, yaitu Mira, namun saat ini masih kritis," kata Ketua Himpunan Mahasiswa Japanologi (Himaja) FIB UI Yoga Prayoga saat dihubungi Antara di Jakarta, Minggu (26/7/2015).
Ia mengatakan mahasiswa sastra Jepang angkatan 2010 itu, ada di dalam mobil Kijang Innova bersama ibu, ayah, dua adiknya dan tiga anggota keluarga lain.
Kecelakaan terjadi antara mobil keluarga Mira dengan bus Setia Negara pada Jumat (24/7/2015) malam di kilometer 166.600 menuju Jakarta.
Menurut keterangan salah satu anggota keluarga Mira dalam pernyataan resmi Himaja, Mira saat ini dirawat di Rumah Sakit Sumber Waras Cirebon dan akan segera dioperasi akibat pengumpulan darah di otak dan paru-paru serta patah tulang.
"Pagi tadi Mira sempat sadar namun belum bisa bergerak. Ia berada di ruang ICU, sedangkan orangtua dan adik Mira sudah dimakamkan di Ponorogo, Jawa Timur, Minggu (26/7/2015) pagi," kata salah satu anggota keluarga Mira, Arisa.
Sejauh ini, pihak Himaja FIB UI sudah menyampaikan berita duka kepada alumni, dosen dan mahasiswa agar tidak terjadi kabar yang simpang-siur di media sosial.
Selain itu, tindakan donasi untuk uang duka juga telah dibuka, yakni melalui rekening atas nama Irva Erdivasari dengan nomor 0329154652 (BNI).
"Kami belum mengetahui berapa dana yang sudah terkumpul, namun kami hanya membantu agar Mira mendapatkan yang terbaik," kata Yoga. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
BNI Pastikan Koperasi Swadharma Berdiri Sendiri di Luar Struktur Bank
-
BRIN dan Wanadri Siapkan Misi Selamatkan Terumbu Karang Pulau Buru yang Hancur Akibat Bom Ikan
-
Belajar dari Kasus Little Aresha, Ini 3 Cara Cek Legalitas Daycare dan PAUD Agar Anak Aman
-
Kebakaran Maut di Lubang Buaya: Wanita 53 Tahun Pengidap Stroke Tewas Terjebak Dalam Rumah
-
Gus Ipul: Persiapan Muktamar NU Terus Berjalan, Tim Panel Tuntaskan SK Sebelum Agustus
-
Niat Lindungi Anak dari Amukan Ibu, Anggota TNI Berpangkat Peltu Malah Dikeroyok di Stasiun Depok
-
Pelaku Penembakan Acara Trump Terungkap, Foto Kenakan Kaos IDF Israel Viral
-
Gubernur Pramono Bahas Rencana Konser BTS 2026 Saat Temui Wakil Wali Kota Seoul
-
Candaan Jubir Gedung Putih Viral Usai Insiden Penembakan, Bak Prediksi Masa Depan
-
Tring Golden Run 2026, Pegadaian Gaungkan Investasi Emas Lewat Event Lari dan Pegadaian Peduli